Positif Corona Terus Bertambah, New Normal Belum Diberlakukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelayanan punblik seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diminta sudah buka layanan dengan menerapkan phyisical distanting.

FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN
Pelayanan punblik seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diminta sudah buka layanan dengan menerapkan phyisical distanting. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Pemerintah daerah Lamongan tidak ingin gegabah menerapkan tatanan normal baru alias new normal, karena selain jumlah positif covid-19 terus bertambah, juga protokol kesehatan di masing-masing sektor sedang dirumuskan. Sehingga saat nanti diterapkan, semua sudah siap.

Meski demikian, jam kerja Aparatur Sipil negara (ASN) di Pemkab Lamongan yang sebelumnya diterapkan sistem Work From Home (WFH), sekarang sudah normal kembali seperti sebelumnya.

Bupati Lamongan Fadeli juga menginstruksikan untuk meningkatkan pelayanan publik mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Tentu saja, pelayanan publik ini dilaksanakan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Physical distancing, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

Hal itu disampaikannya dalam Coffee Morning bersama seluruh kepala perangkat daerah di Ruang Gajah Mada Gedung Pemkab Lamongan, Selasa (2/6). Rapat ini juga berlangsung dalam kenormalan baru, semua mengenakan masker, wajib hand sanitizer sebelum masuk dan ruang yang berkapsitas 600 itu hanya diisi kurang dari 50 persen.

“Mari kita tingkatkan pelayanan publik, mulai dari kabupaten hingga desa. Maksimalkan lagi fungsi Mal Pelayanan Publik, dengan tentunya menerapkan tatanan normal baru dalam disiplin kesehatan. Pelayanan administrasi kependudukan kita sudah bisa dilakukan lewat media daring. Tidak perlu harus bertatap muka. Untuk yang harus dilakukan dengan bertatap muka, seperti foto untuk KTP elektronik tentu wajib menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Tidak ada kelonggaran lanjutnya, dalam artian bebas seperti saat sebelum ada Covid-19, justru akan diterapkan disiplin kesehatan lebih ketat. “Masyarakat kita, mayoritas, baik di kota maupun desa sudah sadar dan menerapkan protokol kesehatan ini. Jika ada yang tidak disiplin, harus ditertibkan dengan pendekatan humanis,” imbuhnya.

Saat ini Kabupaten Lamongan telah ada 63 Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 yang sekarang menjadi 65 Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 yang tersebar di 21 kecamatan.

Harapannya Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 ini tidak hanya di desa zona merah. Untuk zona hijau pun harus menerapkan kedisiplinan seperti halnya desa zona merah.

Meski tentunya fokus penanganan pada zona merah. Fadeli berharap usai pandemi Covid-19, Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 harus tetap berjalan. Karena kampung ini disiapkan bisa mandiri melalui gotong royong. Ditunjukkan dengan memiliki lumbung desa, fasilitas kesehatan dan lingkungan yang tangguh.jir

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…