Trump Banyak di Kecam, Usai Kerahkan Militer Saat Demo George Floyd

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden AS Donald Trump mengerahkan militer untuk mengatasi demonstrasi George Floyd. SP/ AP Photo
Presiden AS Donald Trump mengerahkan militer untuk mengatasi demonstrasi George Floyd. SP/ AP Photo

i

SURABAYAPAGI.com, Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengerahkan pasukan militer untuk mengatasi demonstrasi George Floyd. Cara Trump dalam mengatasi demonstrasi atas ketidakadilan rasial ini pun menuai kritik.

Diketahui, dalam pidatonya di Gedung Putih, sebelum berkunjung ke St. John's Church, Trump mengatakan bahwa dirinya memerintahkan pengerahan militer untuk membersihkan kerusuhan yang terjadi di berbagai wilayah dalam unjuk rasa memprotes kematian Floyd.

Saat Trump masih berpidato di Rose Garden Gedung Putih, suara tembakan gas air mata dan peluru karet yang dilepaskan polisi terhadap para demonstran yang beraksi damai di Taman Lafayette, bisa terdengar hingga ke halaman Gedung Putih. Wali Kota Washington DC, Muriel Bowser, menyebut langkah itu 'memalukan'.

"Saya memberlakukan jam malam pukul 19.00 waktu setempat. Sekitar 25 menit sebelum jam malam dan tanpa provokasi, polisi federal menggunakan munisi terhadap demonstran damai di depan Gedung Putih, sebuah tindakan yang akan menjadikan tugas personel @DCPoliceDept semakin sulit," ujarnya.

Wali Kota New York, Andrew Cuomo, pun turut melontarkan kritikannya untuk Trump. "Apa yang dilakukan Presiden hari ini adalah dia memanggil militer Amerika untuk melawan warga Amerika," cetus Cuomo via Twitter.

"Dia (Trump-red) menggunakan militer untuk memukul mundur unjuk rasa yang berlangsung damai agar dia bisa melakukan sesi foto di sebuah gereja. Itu hanyalah sebuah acara reality TV untuk presiden ini," sindirnya.

Kepala Keuskupan Episcopal Washington DC, Uskup Mariann Edgar Budde, menyatakan dirinya marah atas kunjungan Trump untuk berfoto di depan St. John's Church. Budde menyebut kunjungan itu dilakukan tanpa izin. St. John's Church diketahui berada di bawah wilayah keuskupan Washington DC.

Dia mengecam Trump karena memakai Alkitab dalam sesi fotonya, karena Trump gagal mengakui penderitaan rakyat Amerika dan karena keputusan menggunakan gas air mata terhadap para demonstran agar Trump bisa berjalan kaki menuju gereja bersejarah tersebut.

"Saya marah... kami menjauhkan diri kami dari bahasa yang menghasut dari presiden ini," tegasnya.

Sementara itu, Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton juga melontarkan kritikan tajam terhadap cara Trump dalam mengatasi pendemo. Hillary menuduh Trump menggunakan kekuasaannya sebagai Presiden AS secara mengerikan.

Seperti dilansir CNN, Selasa (2/6/2020), Hillary yang pernah menjadi rival Trump dalam pilpres 2016 ini, menyoroti penggunaan kekerasan oleh polisi terhadap demonstran guna membersihkan area sekitar Gedung Putih agar Trump bisa berjalan kaki ke St. John's Episcopal Church untuk berfoto pada Senin (1/6) waktu setempat.

"Malam ini, Presiden Amerika Serikat menggunakan militer Amerika untuk menembaki para demonstran damai dengan peluru karet dan gas air mata. Untuk sebuah sesi foto," ucap Hillary dalam kritikan yang disampaikannya via Twitter.

Dalam komentar via Twitter, Biden mengecam Trump yang disebutnya 'menggunakan militer Amerika untuk melawan rakyat Amerika'.

"Dia (Trump-red) menembakkan gas air mata ke arah demonstran yang damai dan menembakkan peluru karet. Untuk sebuah foto," kata Biden dalam cuitannya pada Senin (1/6) malam waktu setempat. "Demi anak-anak kita, demi setiap jiwa dari negara kita, kita harus mengalahkannya," imbuhnya. (cnn/dc/cr-02/dsy)

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…