Sidang Kasus Narkotika Pemulung Dituntut 5 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Azhar membacakan tuntutan pidana atas kasus pemakaian narkotika saat sidang tele conference di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6). SP/Patrik
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Azhar membacakan tuntutan pidana atas kasus pemakaian narkotika saat sidang tele conference di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6). SP/Patrik

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Sidang Kasus narkotika jenis sabu - sabu menjerat seorang pemulung yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Surabaya pada Kamis (4/6). Sidang tersebut agenda mendengarkan saksi keterangan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan menghadirkan saksi penangkapan terdakwa.

Saat Majelis Hakim membuka persidangan dengan melemparkan pertanyaan kepada terdakwa Karmono Bin Miskan yang bekerja sebagai pemulung terkait dengan penggunaan narkotika membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I terdakwa menjawab “Ya, benar yang Mulia”.

Dilanjutkan dengan pembacaan tuntuntan pidana hukum oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Azhar bahwa terdakwa dinyatakan terbukti bersalah karena mengonsumsi sabu-sabu. Mereka menjalani sidang kilat, yang dituntut Majelis Hukum selama 5 tahun penjara dan pembacaan pembelaan (pledoi) diwaktu yang sama.“Jaksa Penuntut Umum (JPU) sependapat dengan Majelis Hakim, dimana terdakwa terbukti melanggar pidana dalam Pasal 114 Ayat 1 UU Rl No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika” ucapnya.

Saksi Bagus Wahyu dan Teguh Anggara yang merupakan anggota Polsek Pakal dihadirkan dalam persidangan memberikan kesaksian atas penangkapan terdakwa. Bahwa terdakwa pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2020 sekitar pukul 20.00 WIB membeli sabu kepada Winarto dengan cara terdakwa bertemu dirumahnya, kemudian terdakwa menyerahkan uang pembayaran sabu sebesar Rp. 500.000,- (Lima ratus ribu rupiah) kemudian Winarto menyerahkan 2 (dua) pokhet sabu.

Setelah itu terdakwa membawanya pulang ke rumahnya 1 (satu) pokhet konsumsi sendiri sisanya 1 (satu) pockhet masih terdakwa simpan di kos. Namun perbuatannya diketahui oleh warga langsung melaporkan ke Polsek Pakal.

Anggota Polsek Pakal melakukan penangkapan terhadap terdakwa di dalam kamar rumahnya, dengan melakukan introgasi dan pengeledahan ditemukan sejumlah barang bukti berupa 3 (tiga) bungkus plastik shabu, 94 (sembilan puluh empat) plastik kosong, 16 (enam belas) korek api gas, 7 (tujuh) pipet kaca, 3 (tiga) buah sedotan plastik, 5 (lima) Cutten bud, 1 (satu) silet tatra, 1 (satu) bungkus permen Doublemint warna hijau yang ditemukan di pojokan dalam Kamar terdakwa.

Saat Majelis Hukum memberikan pertanyaan kepada terdakwa “Bahwa barang bukti yang ditemukan, benar milik saudara?” terdakwa mengatakan “Benar sekali, pak”, ungkap Karmono. Narkotika yang dibeli dari Winarto digunakan untuk apa terdakwa tanya Majelis Hukum, dikonsumsi sendiri yang Mulia, kadang merasa kecapekan. Saya gunakan saat berangkat sama setelah pulang kerja” ungkap terdakwa.

Majelis Hakim menyerahkan tuntuntan pidana kepada Jaksa Penuntut Umum tetapi belum bisa memutuskan bagi terdakwa atas kasus penggunaan narkotika tersebut. “Ya kita tunggu nanti, kan ditunda ya sampai pekan depan untuk putusan hukuman yang diberikan” ungkap JPU.Pat

Berita Terbaru

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, kini telah berdiri. Kehadiran koperasi tersebut d…

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sidang lanjutan Praperadilan dugaan salah tahan Pimred Harian Surabaya Pagi Raditya M. Kadaffi di Pengadilan Negeri Surabaya Ruang …

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tiga terdakwa PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak…

Arisan Online Fiktif Raup Untung Miliaran, Polda Jatim Amankan Tersangka Warga Bali

Arisan Online Fiktif Raup Untung Miliaran, Polda Jatim Amankan Tersangka Warga Bali

Rabu, 12 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wanita asal Bali berinisial JNK dibekuk Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur usai terlibat dugaan tindak pidana penipuan online…

Bapanas Salurkan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Surabaya, Dimulai dari Lidah Kulon

Bapanas Salurkan Pangan Beras 30 Kg untuk Warga Surabaya, Dimulai dari Lidah Kulon

Rabu, 12 Agu 2026 15:53 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan komoditas beras untuk masyarakat penerima manfaat …

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Kapolres Madiun Kota Ajak Mahasiswa hingga Buruh Jaga Kamtibmas ‎

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Rizki Pratama Wida Prastianto mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban mas…