Warga Gresik Terpapar Covid-19 Melonjak 39 Orang, Total 350 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Munculnya klaster lokal baru penyebaran virus corona di Kabupaten Gresik sangat mengkhawatirkan banyak pihak. SP/ ANTR
Munculnya klaster lokal baru penyebaran virus corona di Kabupaten Gresik sangat mengkhawatirkan banyak pihak. SP/ ANTR

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Munculnya klaster lokal baru penyebaran virus corona di Kabupaten Gresik sangat mengkhawatirkan banyak pihak. Terutama pada klaster pasar. Bupati Sambari cukup dibuat kaget oleh kemunculan klaster lokal baru ini.

Kabar mengagetkan itu kembali dibuktikan dengan banyaknya warga Gresik yang terpapar Covid-19 pada hari ini, Senin (15/6).

Tercatat ada 38 orang yang dinyatakan positif hasil swab testnya. Jumlah ini tidak hanya menjadi rekor terbanyak, tetapi juga cukup menyedihkan karena lebih dari separuhnya bersumber dari klaster pasar.

Yang mendominasi adalah klaster Pasar Benjeng dengan sebanyak 14 pasien. Ditambah seorang dari klaster Pasar Gresik/Krempyeng.

Selebihnya, 7 orang dari klaster Surabaya, 6 orang dari klaster Pasar Pabean, dan 3 orang dari Pabrik Rokok Sampoerna. Sedang sisa 7 orang masih dalam tracing mendalam.

Selain itu, Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab Reza Pahlevi juga melaporkan adanya seorang pasien konfirmasi positif meninggal asal Kebomas.

"Sebelumnya sudah diumumkan adanya PDP asal Kebomas yang meninggal pada 11 Juni lalu. Hari ini hasil swab test-nya keluar dan dinyatakan positif," ungkap Reza dalam pers rilisnya.

Sehingga pasien terkonfirmasi hari ini jumlahnya menjadi 39 orang.

Selain itu juga ada kabar duka lainnya. Yakni dengan meninggalnya 4 pasien dalam pengawasan (PDP) yang berasal dari Kecamatan Manyar, Duduksampeyan dan Bungah.

Sementara rincian 38 pasien terkonfirmasi positif sesuai asal desanya adalah sebagai berikut:

Kecamatan Benjeng 20 pasien (Desa Bulang Kulon 6 orang, Desa Bulu Rejo 9, Desa Kedung Sekar 3, Desa Kelampok 2).

Kecamatan Manyar 3 pasien (Desa suci 1 dan Desa Roomo 2).

Kecamatan Gresik 2 pasien (Kelurahan Sidokumpul 2 orang).

Kecamatan Balongpanggang 3 pasien (Desa Banjar Agung 3 orang).

Kecamatan Kebomas 6 pasien (Kelurahan Singosari 1 orang, Kelurahan Sidomukti 1, Desa Prambangan 2, Desa Randuagung 1 dan Kelurahan Sidomoro 1).

Kecamatan Menganti 4 pasien (Desa Drancang 3 dan Desa Pengalangan 1)

Dengan penambahan 39 pasien baru hari ini maka total warga Gresik yang terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China sudah mencapai 350 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 48 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 30 orang telah meninggal dunia. Sedang sisanya sebanyak 272 orang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. did

Tag :

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…