SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Informasi mengenai masuknya nelayan andon Pasuruan yang berhasil disidik indentitasnya di pelabuhan Popoh – Kabupaten Tulungagung pada hari Jum’at tanggal 4 Mei 2020 disikapi dengan tanggap oleh UPT PPP Popoh, Kamladu Popoh, POSMAT AL dan PSDKP Wilayah Kerja Tulungagung. Pemulangan nelayan andon tersebut sesuai dengan kesepakatan bersama terkait pencegahan penyebaran covid -19 di kawasan Pelabuhan Perikanan Popoh pada tanggal 27 April 2020.
Imam Subekti selaku Kepala Pelabuhan Popoh menjelaskan dengan detail peraturan, dampak serta upaya pemberantasan penularan covid-19 di Tulungagung, salah satunya dengan menghentikan sementara kedatangan orang luar ke daerah Tulungagung. “Untuk mengantisipasi penyebaran virus covid -19, maka kami hentikan terlebih dahulu nelayan andon dari luar Tulungagung. Apabila keadaan sudah membaik akan kami perbolehkan kembali seperti semula. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama antar pemangku kepentingan khususnya masyarakat perikanan di kawasan Popoh,” ujar Imam seraya meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.
Menurut keterangan nelayan andon yang bersangkutan sejumlah 13 orang, kedatangan mereka didatangkan atas permintaan pengusaha ikan. Strategi untuk bisa lolos dalam perjalanan nelayan tersebut diangkut menggunakan mobil ambulans untuk mengelabuhi petugas. Beruntung sudah dapat diketahui dan dilakukan tindakan tegas pemulangan ke daerah asal di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Moch. Iswahyudi, Komandan KAMLADU Popoh juga menegaskan dan meminta kesadaran bersama untuk tetap dirumah masing-masing, sampai pemerintah mengumumkan kembali bahwa keadaan aman. Dikarenakan wabah ini masuk dalam bencana nasional. “Mari bersama meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan ketertiban hidup sehat. Agar tidak menjadi korban yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain,” Iswahyudi.
Purwanto, POSMAT AL mengatakan keamanan dan penertiban terus digalakkan, melalui jalur darat bekerjasama dengan pos perbatasan dan jalur laut juga sudah diperketat. Dalam hal penerapan kesepakatan bersama pihaknya tegas mengatakan tidak tebang pilih. Kunci dari penanggulangan wabah ini adalah kedisiplinan yang dimulai dari diri sendiri, seperti menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menjaga kebersihan serta melaksanakan seluruh protocol kesehatan pencegahan covid -19.ps1
Editor : Redaksi