SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Warga Gresik yang terpapar virus corona kini melebihi angka 400 orang. Hari ini (18/6) terjadi lagi lonjakan hingga mencapai 25 orang, dan 3 diantaranya sudah meninggal dunia.
Jika kemarin (17/6) jumlahnya masih 385 orang, maka total sekarang mencapai 410 orang.
Juru bicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab AM Reza Pahlevi dalam pers rilisnya kepada sejumlah awak media, menyebutkan, warga Gresik yang terpapar hari ini berasal dari 7 kecamatan yang didominasi Kecamatan Gresik dan Manyar, masing-masing 6 orang.
Selengkapnya adalah dari Kecamatan Gresik dengan 6 pasien terkonfirmasi. Berasal dari Kelurahan Karangturi 2 orang Kelurahan Lumpur 1, Kelurahan Sukorame 1, Kelurahan Karangpoh 1, dan Desa Gapurosukolilo 1.
Kecamatan Manyar juga dengan 6 pasien. Berasal dari Desa Leran 1, Desa Peganden 1, Desa Sukomulyo 1, Desa Banjarsari, 1, Desa Tebalo 1, dan Desa Suci (meninggal).
Kemudian Kecamatan Cerme dengan 4 pasien. Mereka berasal dari Desa Banjarsari 2 orang, Desa Cerme Kidul 1 dan Desa Gedang Kulud 1.
Lalu Kecamatan Kebomas dengan 3 pasien yang berasal dari Desa Giri 1, Desa Kembangan 1 dan Desa Sekarkurung 1.
Lantas Kecamatan Menganti yang juga dengan 3 pasien. Mereka berasal dari Desa Menganti 1, Desa Mojotengah 1, dan Desa Sidojangkung 1 (meninggal).
Kemudian Kecamatan Driyorejo dengan 2 pasien yang berasal dari Desa Mojosarirejo 1, dan Desa Sumput 1 (meninggal).
Terakhir Kecamatan Sidayu dengan 1 pasien yang berasal dari Desa Bunderan.
"Hari ini juga ada kabar gembira dengan sembuhnya seorang pasien Covid-19 dari Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar," ungkap Reza dalam pers rilisnya, Kamis malam (18/6).
Selain update kasus Covid-19, satgas juga melaporkan adanya 2 pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia.
Kedua PDP tersebut tercatat sebagai warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, dan dari Desa Imaan, Kecamatan Dukun.
Dengan perubahan data hari ini maka dari 410 pasien warga Gresik yang terpapar Covid-19, 56 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 40 orang telah meninggal dunia. Sisanya, 314 orang masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo.
Sementara PDP jumlahnya juga mencapai 410 orang. Dengan rincian 228 orang dalam pengawasan, dan 163 selesai pengawasan. Dan sebanyak 19 orang sudah menghembuskan nafas terakhir. did
Editor : Moch Ilham