Ekonomi Morat-marit saat PSBB, Suami Tega Jual Istri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku saat diamankan di Polrestabes Surabaya. SP/JEMMI
Pelaku saat diamankan di Polrestabes Surabaya. SP/JEMMI

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berdalih  ekonomi rumah tangganya morat marit karena dampak Corona, seorang suami nekat menjual Istri sahnya kepada pria hidung belang. Transaksi dilakukan melalui media social Facebook. Sang suami itu adalah SDM (35) warga  Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Gresik.

"Kami mengamankan satu pelaku, dia menawarkan istrinya untuk layanan seksual," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian, Jumat (19/6/2020).

Ardian menjelaskan terbongkar kasus suami jual istri tersebut berkat patroli cyber yang dipimpin oleh KBO Unit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) IPTU Harun. Ardian mengatakan pelaku menawarkan istrinya lewat grup di media sosial Facebook.

Setelah memposting, pelaku kemudian mendapatkan pesan dari pelanggan. Setelah  negosiasi harga  disepakati, pelaku dan sang istri janjian bertemu dengan pelanggan di hotel yang telah ditentukan.

"Setelah kami telusuri ternyata ada transaksi seperti itu. Selanjutannya kami melakukan penyelidiakan dan penangkapan pelaku," kata Ardian.

Ardian menambahkan dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, diketahui pelaku menawarkan istrinya untuk layanan seks melalui akun pribadinya di salah satu grub media sosial.

 "Tarif yang ditawarkan mulai Rp 500 hingga Rp 900 ribu," ungkap Ardian.

Pelaku digerebek dan ditangkap di salah satu kamar hotel di kawasan Jalan Mastrip, Karang Pilang, Surabaya, saat pelaku bertransaksi di dalam hotel. Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan barang bukti berupa bill hotel,  uang tunai Rp  500 ribu, satu handphone dan pakaian dalam.

Kepada petugas, SDM  menjual istrinya yang sudah dinikahi selama 11 tahun dan dikarunia dua orang anak itu mengaku tidak bekerja dampak Lockdown (PSBB).

"Saya tidak bekerja pada saat awal lockdown (PSBB) ini. Karena butuh duit," kata SDM kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (19/6/2020).

SDM mengakui juga ia yang setiap hari bekerja serabutan tersebut sudah tidak lagi mendapatkan penghasilan yang menentu. Bahkan istrinya yang bekerja sebagai buruh pabrik harus dirumahkan setelah imbas pandemi corona. "Saya bekerja serabutan kadang membuat pertamanan dan juga orkesan, sekarang sepi. Isti kerja di pabrik, tapi borongan masih sepi karena ada lockdown," ujar SDM.

SDM juga mengakui jika kebutuhan hidup mereka dan  tidak mencukupi selama tidak bekerja dampak dari pandemi corona ini. Terlebih pelaku juga sudah memiliki dua orang anak hasil pernikahannya. "Sebelum istri juga begitu (memiliki libido tinggi), akhirnya minta dicarikan, ya saya carikan," ungkap SDM.

Namun, sebelumnya pelaku juga tidak berniat menjual istrinya. Lantaran desakan ekonomi dan sering dihina oleh sang istri, karena tidak bisa memberikan nafkah. Pelaku kemudian mencarikan pelanggan melalui media sosial. "Atase nggak isok mblajani ae, yo wes terno (nggak bisa memberi uang belanja aja. Ya sudah antarkan)," ungkap SDM.

Atas kejahatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 2 UURI No 21 Tahun 2007 Tentang TPPO, dan atau 296 KUHP dan atau 506 KUHP. jem

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…