Bio Farma Mulai Produksi 2 Juta Alat Tes PCR Dalam Seminggu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Joko Widodo (Jokowi). SP/ RP
Presiden Joko Widodo (Jokowi). SP/ RP

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan alat tes polymerase chain reaction (PCR) untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) saat ini telah diproduksi oleh perusahaan BUMN Bio Farma dengan kapasitas produksi mencapai 50 ribu setiap minggu.

"Alat tes PCR untuk mendiagnosis Covid-19 saat ini telah diproduksi di dalam negeri oleh BUMN Bio Farma dengan kapasitas produksi sebanyak 50 ribu setiap minggunya," ujar Jokowi seperti dikutip melalui akun Instagram @jokowi, Selasa (23/6).

Jokowi meyakini kebutuhan alat tes PCR dalam negeri akan segera terpenuhi apabila proses produksi dapat ditingkatkan hingga 2 juta per bulan.

"Apabila dapat ditingkatkan menjadi sebanyak dua juta setiap bulan, maka kebutuhan alat tes PCR di dalam negeri dapat terpenuhi dengan produksi kita sendiri," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebut Jokowi telah menyetujui rencana alih fungsi bekas laboratorium penelitian vaksin flu burung menjadi tempat produksi alat tes PCR.

"Salah satu sarana yang akan kita gunakan adalah gedung yang dulu digunakan untuk lab vaksin flu burung. Nanti kita ubah menjadi gedung bangunan untuk produksi PCR dan bapak presiden sudah menyetujui," kata Muhadjir kemarin, Senin (22/6)

Proses produksi alat tes PCR di lab tersebut akan berada di bawah tanggung jawab Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Muhadjir berharap keberadaan tempat produksi alat tes PCR membuat Indonesia tak lagi bergantung pada alat tes PCR impor. Sebab, kerap kali pemerintah terkendala alat tes PCR impor karena tak cocok dengan reagen yang dipakai.

Jokowi sendiri telah memberikan target baru kepada jajarannya untuk melakukan pemeriksaan sebanyak 20 ribu spesimen per hari. Target itu beberapa kali tercapai dalam pemeriksaan spesimen harian.   dsy1

Berita Terbaru

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak ribuan para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) di Tulungagung terancam dicabut haknya lantaran kedapatan…

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI,  Lumajang- Semboyan “Guru Digugu lan Ditiru” yang memiliki makna bahwa seorang guru harus menjadi sosok yang dipercaya, dihormati, serta menjadi t…

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan maut antara Truk R.10 dan pengendara motor di Jalan Kenari Kel. Plosokerep Kec. Sananwetan Kota Blitar pada Minggu 1…

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Keterlambatan distribusi bantuan kain seragam sekolah gratis tahun ini menjadi evaluasi Dinas Pendidikan Kota Madiun. Agar tidak…

Benahi Tata Kelola CSR, Pemkab Bojonegoro Siapkan Skema Penyempurnaan Perda TSP

Benahi Tata Kelola CSR, Pemkab Bojonegoro Siapkan Skema Penyempurnaan Perda TSP

Senin, 02 Nov 2026 11:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya dalam mendorong pembenahan tata kelola Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) atau Corporate Social Responsibility…

Warga Lumajang Was-was, Tanggul Sungai Glidik Jebol Diterjang Lahar Semeru

Warga Lumajang Was-was, Tanggul Sungai Glidik Jebol Diterjang Lahar Semeru

Senin, 02 Nov 2026 11:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Derasnya aliran air bercampur material vulkanik dari lahar hujan Gunung Semeru menerjang tanggul Sungai Glidik di wilayah…