Biaya Perawatan Covid - 19 Ditanggung Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Manager of Medical Service Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya., Muhammad Ardian CL., dr., Sp.OG, M.Kes.
Manager of Medical Service Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya., Muhammad Ardian CL., dr., Sp.OG, M.Kes.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kebingungan masyarakat terkait biaya pasien kasus positif Covid - 19 yang sempat dikeluhkan dengan kisaran angka puluhan juta rupanya bukan hisapan jempol belaka.

Tim Surabaya Pagi melakukan wawancara ekslusif dengan Manager of Medical Service Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya., Muhammad Ardian CL., dr., Sp.OG, M.Kes.

Dr. Ardian menjelaskan bila Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan telah menanggung pembiayaan sekitar 50 jutaan terhadap 1 pasien selama 7 hingga 10 hari perawatan pada rumah sakit yang menjadi rumah sakit rujukan Covid - 19.

"Alhamdulilah memang sejak Covid terjadi ini, Pemerintah sudah memberikan arahan untuk menanggung seluruh pembiayaan pasien covid dengan kriteria-kriteria khusus. Kita si awal, Rumah Sakit Universitas Airlangga sejak bulan Maret sudah menyiapkan banyak hal. IGD nya, kemudian rawat inap dan sebagainya. Tentang pembiayaan ini dari Pemerintah bila dilakukan rata-rata per pasien per hari dan kita total, dengan mendapatkan angka klaim per pasien itu bisa dibayarkan per pasien itu 50 jutaan. Tapi itu perawatan selama 7 hari" ungkapnya kepada Tim Surabaya Pagi

Bila ditanya cukup besar? Sedangkan resource dari rumah sakit juga cukup besar untuk merawat pasien covid dengan tekanan negatif yang artinya ruangan khusus dan  belum termasuk dengan hazmat.

"Dari Pemerintah juga menyampaikan klaim segitu kotor, belum dikurangkan dengan APD. Kalau dikurangkan dengan APD bantuan, karena pemerintah juga memberikan bantuan pada Rumah Sakit seperti RSUA, maka angka 50 juta itu bersihnya sekitar 30an juta untuk perawatan sekitar 7 haru. Kami juga memberikan sentuhan teknologi dalam perawatan tersebut agar tidak terjadi penularan. 30juta per pasien dengan rata-rata perawatan 7 sampai 10 hari" imbuhnya

Dr. Ardian melanjutkan bila ada pasien yang ingin membayar sendiri dengan tekanan negatif maka akan mendapatkan beban yang bisa mencapai 40juta.

Rumah Sakit Universitas Airlangga Surabaya atau RSUA saat ini merawat sebanyak 80% pasien yang ber KTP atau berdomisili di Kota Surabaya.

"Data yang ada sekitar 80% pasien yang dirawat si rumah sakit Unair khususnya yang Covid itu adalah KTP Surabaya. Belum lagi orang Surabaya yang ber KTP Sidoarjo ada 5% sampai 6%, sisanya seperti Gresik, Lamongan, Bangkalan, dan lainnya. Karena Rumah Sakit ini miliknya Kemendikbud saat ini, yang jelas kami tidak boleh mengatakan bila untuk KTP Surabaya dan Jawa Timur saja, semuanya kami terima dengan kapasitas 145 bed" terangnya.

Ditanya soal prosentase kesembuhan dari pasien yang di rawat di RSUA, Dr. Ardian mengungkapkan bila total 196 pasien yang dinyatakan sembuh dari rumah sakit Unair sejak bulan maret. Bila dilihat dari pasien covid yang confirm sebanyak 352 pasien dengan prosentase sembuh sekitar 55%.

"Angka kesembuhan ini jauh lebih besar dari angka nasional, setidaknya kami berusaha memberikan yang terbaik dalam penanganan" ujarnya

Sebelumnya, RSUA sempat melakukan relaksasi, yang sebabkan oleh dibanjiri oleh pasien, serta beberapa nakes RSUA yang terkena dampak atau positif covid.

Hal tersebut direspon dengan keputusan Rektor Unair untuk merelaksasi atau melakukan pembatasan pelayanan, RSUA kemudia kembali dibuka pada 08 Juni yang di persilahkan oleh Rektor Unair untuk melakukan operasional.

Sebelum tanggal 08 Juni, kami berusaha mengelola dengan memisahkan pelayanan covid dan non covid. Para pasien covid di RS Unair ini dilayani di rumah sakit khusus infeksi di gedung layanan penyakit infeksi. Mulai dari IGD, rawat inao, ICU semua pelayanan ada disana untuk penanganan pasien covid" kata Dr. Ardian.

Masyarakat dihimbau untuk tidak perlu kawatir bila datang ke RS Unair, sebabnya RSUA telah memisahkan antara pasien non covid dan covid.

"Pandemi ini belum berakhir, dan rumah sakit merupakan garda belakang karena yang sangat berperan untuk memutus rantai penularan ini adalah level masyarakat. Rumah sakit hanya menjadi hulu muara dari aliran pasien. Maka perlu mengesukasi masyarakat bahwa covid ini nyata dan tetap mematuhi protokol kesehatan" pungkasnya.byt

Tag :

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…