PSBB Dilonggarkan, Pendapatan UMKM Tetep Seret

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana pekerja di ruang produksi pabrik rokok PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) mitra PT HM Sampoerna. SP/ANT
Suasana pekerja di ruang produksi pabrik rokok PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) mitra PT HM Sampoerna. SP/ANT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sejak adanya pandemic Covid-19, pendapat pelaku usaha langsung anjlok karena harus dilaksanakan PSBB untuk memutus tali rantai penyebaran Covid-19 ini. Namun, saat ini PSBB telah dilonggarkan, pendapatan UMKM stagnan.

Terkait stagnannya pendapatan para pelaku usaha, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani meminta pemerintah bisa mempercepat pemberian stimulus bagi dunia usaha. Selain itu, dia pun mengharapkan jumlah stimulus yang digelontorkan bisa lebih besar.

Jika hal itu tidak dilakukan, Rosan khawatir banyak perusahaan yang bangkrut. Dia pun menilai perekonomian yang saat ini lumpuh sementara akan menjadi permanan ke depannya. "Ini akan menyebabkan daya saing kita juga akan makin berat ke depan," kata dia.

Pasalnya, dia menilai bahwa pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tak akan mampu meningkatkan pendapatan sektor usaha seperti saat kondisi normal akibat produktivitas perusahaan diprediksi akan menurun ke depan.

Penurunan produktivitas ini menurutnya disebabkan beberapa faktor, seperti penerapan jaga jarak di kantor atau pabrik. Dengan demikian, jumlah pegawai yang masuk kerja akan dibatasi.

Dia mencontohkan, satu ruangan di pabrik saat ini hanya bisa menampung maksimal 60 pekerja. Padahal sebelum adanya corona, ruangan tersebut bisa menampung 100 orang pekerja. "Juga harus ada rotasi, shift-shiftan," kata Rosan dalam diskusi virtual, Kamis (23/6).

Selain itu, perusahaan kini harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk proses produksi atau operasional perkantoran. Sebab, perusahaan harus menyediakan masker dan penyanitasi tangan bagi para pekerja.

Kondisi ini diperparah dengan permintaan pasar yang masih lemah saat ini seiring dengan penuruna daya beli masyarakat akibat pandemi corona.

Tag :

Berita Terbaru

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Petinju profesional asal Magetan bakal ikut berlaga di arena tinju profesional Predalion Fight Night II yang digelar di GOR Hayam W…

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengoptimalkan fungsi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…