GM PLN UID Jatim: Kami Akan Fokus Tuntaskan Program Cicilan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
General Manager Affairs PLN UID Jatim, A Rasyid Naja. SP/ADT
General Manager Affairs PLN UID Jatim, A Rasyid Naja. SP/ADT

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Jumlah aduan mengenai lonjakan rekening bulan Juni yang dialami pelanggan PLN sudah menurun. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh General Manager Affairs PLN UID Jatim, A Rasyid Naja.

"Dalam perkembangannya masih ada tetapi jumlahnya menurun, karena proses pembayaran tagihan listrik bulan ini juga masih berlangsung," ujar Rasyid saat diwawancarai Surabaya Pagi di Kantor PLN UID Jatim.

Dirinya berharap untuk pengaduan mengenai keluhan lonjakan tarif dapat selesai bulan ini. Namun Rasyid tidak memungkiri jika masih saja ada keluhan dari pelanggan masalah rekening listrik dan keluhan-keluhan lain.

Rasyid juga mengatakan jika pihaknya masih mempunyai kendala masalah akses petugas di lapangan. Hal ini dikarenakan masih banyaknya kampung yang masih ditutup meskipun sudah tidak sedang dalam masa PSBB.

"Seiring program baca meter yang kembali jalan, masih ada kendala mengenai akses masuk ke kampung-kampung yang beberapa masih ada penutupan meskipun sudah selesai PSBB," kata Rasyid

Hal tersebut tidak hanya menjadi kendala bagi petugas baca meter PLN, tetapi juga pelayanan gangguan PLN lainnya.

Rasyid menjelaskan jika pelanggan yang mengirimkan aduan mengenai lonjakan rekening di bulan Juni adalah umumnya berasal dari pelanggan rumah tangga pascabayar.

"Dominan rumah tangga, karena memang jumlah pelanggan kita pun berasal dari rumah tangga. Dan yang diberikan perlindungan memang kebanyakan berasal dari rumah tangga," jelasnya.

General Manager Affairs PLN UID Jatim tersebut juga menjelaskan pelanggan rumah tangga itu dibedakan menjadi tiga macam. Pelanggan rumah tangga kecil, sedang dan besar. Sementara itu, aduan mengenai lonjakan umumnya berasal dari pelanggan rumah tangga kecil.

"Jumlah prosentasenya sekitar lebih dari 50�ri keseluruhan aduan pelanggan pascabayar rumah tangga," imbuhnya.

Saat ditanya mengenai kerugian yang dialami PLN, Rasyid mengatakan jika penurunan pemakaian listrik dari industri bisnis sedikit banyak juga berpengaruh terhadap PLN.

"Pemakaian listrik industri bisnis semenjak pandemi Covid-19 ini banyak yang menurun. Seperti contohnya pembatasan jam operasional pabrik, serta sepinya industri perhotelan juga berpengaruh terhadap kami," kata Rasyid.

Rasyid juga mengatakan jika subsidi dari pemerintah setiap tahunnya memang ada, namun di masa pandemi Covid-19 ini diberi stimulus selama tiga bulan yaitu untuk pelanggan rumah tangga R1 450va gratis dan R1 900va mendapat diskon 50 persen.

"Ada juga yang bertanya kenapa tokennya cepat habis, mungkin karena ada kenaikan pemakaian selama pandemi Covid-19 yang kebanyakan dari pelanggan stay at home. Sebagian tidak menyadari jika ada kenaikan pemakaian riil," kata Rasyid saat disinggung mengenai keluhan pelanggan PLN yang menggunakan token.

Hingga saat ini, pihak PLN UID Jatim masih berfokus untuk menuntaskan segala proses mengenai program relaksasi berupa cicilan yang sejauh ini sudah diproses dengan lancar.

"Saat ini masih fokus untuk menuntaskan proses program relaksasi berupa cicilan terhadap lonjakan rekening pelanggan selama tiga bulan kedepan," pungkasnya. Adt

Berita Terbaru

Dari Sidang Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Minta Bangun Asrama Santri yang Dilaporkan Gedung TPQ

Dari Sidang Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Minta Bangun Asrama Santri yang Dilaporkan Gedung TPQ

Jumat, 01 Mei 2026 10:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGi.com, Gresik - Pengadilan Tipikor Surabaya mulai menyidangkan materiil perkara dugaan korupsi dana hibah Rp400 juta dari Pemprov Jatim tahun…

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…