Wakil Ketua Dewan Minta Kadindik Surabaya Mundur Dari Jabatanya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH. Thony.SP/ALQ
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH. Thony.SP/ALQ

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Kritikan pedas hingga permintaaan mundur dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya dilayangkan pada Supomo yang saat ini menjabat sebagai Kadispendik Kota Surabaya.

Kritikan pedas hingga permintaan mundur Supomo dari jabatannya itu dilontarkan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH. Thony. Dirinya menilai, bahwa Kadispendik Supomo itu anti kritik dan terkesan menghindar saat dihubungi lewat telepon selulernya.

Thony mengaku, bahwa pihaknya merasa kesulitan mengontrol dan memberikan masukan terhadap Dinas Pendidikan kota Surabaya, terkait kelanjutan nasib para guru dan siswa saat nanti aktivitas belajar mengajar tatap muka kembali dibuka ditengah pandemi Covid-19 saat ini. 

“Lagi-lagi ingin saya ingatkan, kalau memang tidak mau dikontrol oleh legislatif, lebih baik mundur saja dari jabatannya. Atau lebih baik mendirikan perusahaan sendiri saja, itu jauh lebih baik,” tegas Thony, ditemui diruang kerjanya.

Thony mengaku ingat betul yang disampaikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat melantik Kepala Disnas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo. 

Saat itu, Bu Risma mengatakan, bahwasanya Kepala Dipendik Kota Surabaya, Supomo adalah seorang yang mau menerima kritikan dan saran dari pihak luar serta visioner.

“Ketika Bu Risma melantiknya, bahwa kepala dinas pendidikan yang namanya pak Supomo ini disampaikan, bahwa beliau (Supomo) sebagai pendengar yang baik dan orang yang visioner.  Hal-hal yang baik-baik saja saat pelantikan disampaikan, betapa bangganya kami semua akan figur Supomo saat itu,” kata Thony.

Kali ini, Thony mengaku kecewa, melihat fakta yang justru anomali. Dia beranggapan, Wali Kota Risma telah salah menunjuk orang sebagai salah satu Kepala Dinas di Surabaya.

Bahwasanya apa yang disampaikan Wali Kota Risma saat itu, hanya omong kosong belaka. Faktanya, fungsi kontrol yang tengah dijalankan oleh legislatif, dianggap mengganggu dan tidak perlu didengarkan, sambung Thony.

“Kami mencoba untuk membangun komunikasi dengan pak Pomo. Jangankan mendengarkan, menerima telepon saja nggak mau. Kemudian kalau saya kaitkan dengan statement Wali Kota saat pelantikan itu. Apakah nggak salah Wali Kota menilai pak Pomo. Saya justru menjadi khawatir Wali Kota mendapatkan informasi, Bu Risma mendapatkan persepsi yang salah terhadap figur Kepala Dinas yang dipilihnya” ujarnya.

Lanjut Thony, ketika kontrol itu dianggap sebagai satu hambatan, dianggap sebagai hal yang mengganggu. Padahal legislatif menjalankan fungsinya yakni fungsi pengawasan terhadap OPD-OPD.

“Hal ini menurut saya keliru besar. Kami ingin menjaga proses pendidikan berjalan dengan baik. Jangan dianggap kami itu ngerusuhi, kami ini adalah dibayar, kami ini dipilih rakyat untuk mengontrol pelaksanaan SOP dari semua pelaksanaan yang dijalankan SKPD,” tutur Thony. 

Jangan sampai anemo warga Surabaya beranggapan, bahwa kinerja anggota dewan itu tidak becus. Dan ada penilaian buruk terhadap kinerja Wali Kota Risma diakhir masa jabatannya. Yang mana, selama ini Bu Risma bersusah payah membangun image yang baik dan menjadi hancur, karena salah menunjuk orang sebagai Kepala Dispendik Kota Surabaya, pungkasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…