Dampak Corona, Sumenep Alami Kelumpuhan Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Moh. Ali memakai Masker, mewakili Masyarakat Jabbaan Dasuk Kab. Sumenep.SP/ar
Moh. Ali memakai Masker, mewakili Masyarakat Jabbaan Dasuk Kab. Sumenep.SP/ar

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Banyak kalangan masyarakat di Kabupaten Sumenep yang kini mengalami kelumpuhan total secara perekonomian. Hal ini dikarenakan roda penggerak seperti pemerintah pusat dan daerah masih terfokus kepada pandemi covid-19 yang menyebabkan beberapa kuli bangunan dan penjual pentol di sekolah tidak mendapatkan penghasilan. Mereka beralih usaha, “Namun pusing,” ucap Misnadin saat di konfirmasi melalui saluran teleponnya Rabu (1/20).

Dampak dari penyebaran covid corona ini benar-benar mematikan, sebab kesengsaraan dan kemiskinan seperti suara harimau meraung-raung kelaparan. Angka kematian pun terus meningkat

“Coba bayangkan, mana lebih parah penyakit TBC atau Corona, kalau saya kira lebih parah TBC, tapi TBC tidak sampai viral ketimbang corona, makanya masyarakat bawah meminta agar pemerintah melakukan new normal sehingga bisa beraktifitas seperti dulu,” tegasnya.

Selain itu, Moh. Ali, mewakili masyarakat Jabaan kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep, menilai bahwa corona adalah penyakit yang tak terlihat, sesuatu yang tidak terlihat sulit penyembuhannya, sebab ini hanya virus jadi penyebarannya sangat mudah.

“Namun, keberadaan penyakit corona tersebut, melumpuhkan semua perekonomian baik masyarakat pedagang, pebisnis dan pengusaha, semua mengeluh, banyak PHL di kantor-kantor di pecat hanya alasan uang kegiatan di pangkas 15% untuk dana covid, bahkan semua kegiatan di SOPD Kabupaten sampai dana DD-ADD semua di pangkas untuk corona,” papar Ali.

Sementara Kabag Humas Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya saat di hubungi oleh surabayapagi (1/20) diruang kerjanya mengatakan, pemerintah telah melakukan New Normal baru, artinya ada kebijakan baru, jadi masyarakat tetap harus menjalani protokol kesehatan, supaya kabupaten sumenep lebih kondusif dan aman.

“Sebab, dilakukannya New normal agar masyarakat bangkit kembali dan bisa beraktifitas, namun tetap menjaga jarak dan memakai masker biar tidak terkenak virus corona-19,” pungkasnya. ar

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Jumat Berkah, Lukas 4:18–19

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – KASIH Yesus di mata jemaat saat ini dipandang sebagai sumber kekuatan yang nyata, teladan pengampunan yang tanpa syarat, serta dorongan u…

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

PRABOWO, BICARA HATI PDIP, PKB ACUNGI JEMPOL

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai kondisi koalisi politik di era pemerintahannya, termasuk sikap PDI Perjuangan. P…

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Herdman Lega Pahami Taktik Darinya

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Timnas Indonesia sedang garang di kandang menjelang menjamu Timnas Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda juga tampil produktif. P…

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Legenda Timnas Indonesia Optimistik Tim Asuhan Herdman Juara Piala AFF 2026

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dua legenda Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas dan Cristian Gonzales, menyatakan optimisme tinggi terhadap kiprah tim asuhan John …

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Shin Tae-yong, tak Siap 100% Hadapi Persebaya

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta laga Grup Piala Presiden 2026 bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,…

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Piala Presiden 2026, Diikuti Klub dari Brunei dan Singapura

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

Senin, 27 Jul 2026 01:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Piala Presiden langgeng digelar hingga tahun 2026. Di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026),…