Dilatih Public Speaking dan Humanisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum

i

Polwan Masa Kini

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Selamat Hari Jadi Bhayangkara ke-74 untuk para para Kepolisian RI. Hal ini tak hanya untuk petugas dan perwira Polisi laki-laki. Juga diperuntukkan bagi para Polwan atau polisi wanita yang kini sudah mulai diperhitungkan tugas dan perannya. Di Surabaya, ada seorang Polwan yang menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, yang merupakan satu-satunya Kapolres perempuan di Jawa Timur. Keseharian, meskipun berjilbab, juga tampil trendi. Tak hanya dengan AKBP Ganis. Banyak juga polwan di jajaran Polda Jatim hingga Polres-polres, “berlomba-lomba” tampil menarik serta harus gesit.

 Bagi Ganis, menjadi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak merupakan tantangan besar selama berkarir di kepolisian. Sebab, saat ini tugasnya tidak saja menjaga objek vital berupa pelabuhan. Tingkat kriminalitas di Surabaya Utara juga cukup tinggi.

Berdasar data polisi, tercatat 1.256 kasus kejahatan terjadi di kawasan utara dalam setahun terakhir. Jenisnya bermacam-macam. Selain curanmor, kasus peredaran narkoba cukup tinggi.

Meski begitu, hal itu tak membuat Ganis gentar. Ibu satu anak tersebut tetap optimistis. Dia akan mengerahkan kemampuan dan mengandalkan pengalaman selama bertugas di reserse. ’’Yang pasti, saya akan mencoba dekat dengan masyarakat terlebih dahulu. Kulo nuwun kepada tokoh-tokoh masyarakat,” papar Ganis.

Tak hanya AKBP Ganis, ada beberapa polwan yang harus berjibaku untuk menangani para bandar narkoba. Seperti di ceritakan oleh Briptu Rachma Pradita Putri, yang bertugas sebagai penyidik di Satnarkoba Polrestabes Surabaya. Polwan yang akrab di panggil Dita ini menceritakan kenapa polwan harus tampil menarik, terampil dan gesit, karena banyak seleksi dan kriteria saat ingin masuk menjadi polisi wanita. "Kami melalui banyak seleksi, banyak tahapan, lewat performance, sikap tampang, fisik, ada persyaratan-persyaratan yang memang harus dipenuhi," ujar Briptu Dita kepada Surabaya Pagi.

Untuk tinggi badan sendiri, tambah Briptu Dita, pada masa tahun masuk Pendidikan, dari setinggi 160cm menjadi 155cm, dan untuk berat badan tetap seperti sebelumnya. Sedangkan untuk pelatihan saat pendidikan, kedisiplinan itu hal utama yang harus di tingkatkan dan diterapkan agar menjadi seorang polisi wanita yang tangguh.

Hal senada juga di sampaikan oleh Briptu Nur Aisyah Komariah, yang bertugas sama dengan Briptu Dita sebagai penyidik Satnarkoba Polrestabes Surabaya. Briptu Aisyah menyampaikan jika menarik, terampil dan gesit itu sudah menjadi suatu kewajiban untuk dirinya.

"Di era seperti ini, kita sebagai polwan harus menjaga penampilan, karena penampilan, kalau dilihat cantik siapa yang bangga," tutupnya.

 

Tuntutan Zaman

Sementara itu, menurut Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar membenarkan jikalau ada perbedaan pendidikan terhadap polwan sekarang dengan polwan waktu 20 tahun lalu. Sebab, saat itu kepolisian berada di bawah ABRI dan sekarang sudah di bawah pemerintahan Presiden. "Jadi kepolisian bisa secara mandiri mendidik Polwan yang tugasnya melayani, melindungi serta melayani masyarakat," Kata Akhyar kepada Surabaya Pagi, Rabu (1/7/2020).

Dikatakan Akhyar jika banyaknya Polwan yang menjadi model hingga reporter di Siaran TV dan Medsos, karena pelatihan sekarang banyak di arahkan cara berbicara di hadapan masyarakat (public speaking), dan kiat-kiat mengatasi problem masyarakat. "Jadi Polwan sekarang lebih bisa menghadapi masyarakat," tambah Akhyar.

Akhyar menambahkan, jika pelatihan tetap terpusat di Sepolwan Jakarta dan lebih diprioritaskan hal-hal di kehidupan masyarakat dan cara-cara mengatasinya secara humanis. "Jadi Polri tidak mendatangkan pengajar dari luar hanya saja teori serta prakteknya di arahkan dalam kehidupan bermasyarakat," kata Akhyar.

 

Tegas tapi Lembut

Sementara itu, profesi Polwan pun diapresiasi oleh para anggota DPRD Surabaya. Menurut mereka, profesi Polwan saat ini menggambarkan sosok perempuan yang luar biasa. "Kemunculan polwan hits atau polwan cantik juga menjadi insiprasi kepada anak-anak muda agar tidak takut bila memilih profesi tersebut. Berkembangnya jaman juga membuat penempatan polwan ini di khususkan untuk para perempuan, lalu banyak program dari kepolisian. Hal ini bisa menambah porsi perempuan di kepolisan," puji Juliana Evawati, anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PAN ini.

Senada dengan Juliana, Herlina Harsono Njoto politisi asal Partai Demokrat juga menegaskan, pada era modern saat ini, sosok Polwan tidak hanya untuk melindungi dan mengayomi, tetapi juga harus memiliki ketegasan, berwibawa dengan didampingi sifat kelembutannya itu sendiri.  "Jadi, bukan hanya tegas, berwibawa. Tapi juga sosok yang menunjukkan sisi kelembutan meskipun tidak melunturkan ketegasan dan wibawanya" jelasnya.

Menurutnya sosok polisi wanita ini dapat menginspirasi generasi muda agar bisa berani untuk memilih profesi tersebut. "Mudah-mudahan polisi khususnya polwan ini bisa banyak melakukan inovasi di masyarakat terutama dalam menegakkan hukum,” kata Herlina. tyn/jem/byt

 

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…