Geruduk Kanwil BC Juanda, Demo Massa Tuntut Importir Bodong Ditindak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi pendemo di depan kantor Kanwil Bea Cukai Jatim I Juanda
Aksi pendemo di depan kantor Kanwil Bea Cukai Jatim I Juanda

i

Surabaya Pagi.com, Sidoarjo - Ditengah pandemi Corona, sekitar 50 orang menggelar demo dengan membeber spanduk di depan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jatim I Juanda, Kamis (2/7/2020). Mereka berdemo sebagai aksi unjuk rasa mendesak Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I agar menelusuri dugaan pelanggaran ketentuan perusahaan importir. Massa yang terdiri dari puluhan orang mengatasnamakan LSM Mapekat (Masyarakat Peduli Keadilan) ini merasa harus turun lapangan melakukan kontrol sosial terhadap kinerja dari Kanwil Bea Cukai Jatim dan setelah kecewa atas mediasi yang dilakukan sebelumnya tak membuahkan hasil. Mereka berdalih ada pelanggaran dari beberapa importir nakal mengenai identitas perusahaan yang tidak jelas dan tidak berdomisili yang benar alias fiktif. "Kami menemukan data bahwa administrasi awal untuk menjadi importir itu ada yang domisili bodong. Bagaimana mungkin sebuah administrasi yang cukup ketat bisa lolos. Aneh sekali, ada sebuah konspirasi besar," kata penanggung jawab aksi, Robi, Kamis (2/7/2020). Oleh karenanya mereka meminta Kanwil Bea Cukai Jatim I harus mempertanggungjawabkan dalam penegakan hukum mengenai UU tentang Kepabean. Salah satunya yang ditemukan mereka yaitu perusahaan yang berdomisili di Bluru, Sidoarjo. Namun tidak ada fisik dari perusahaan tersebut dan berpindah-pindah domisili. Yakni PT BNJ. Sedangkan, perusahaan tersebut sudah diblokir sejak tahun 2016. "Perusahaan ini betul membayar pajak senilai Rp 430 miliar tapi hanya satu kiriman. Untuk lain-lainnya pihak Bea Cukai yang lebih paham tidak hanya satu kami juga menemukan ada beberapa perusahaan yang demikian, sudah tiga perusahaan yang kita laporkan ke Bea Cukai," ujar Robi. Dalam mediasi, Robi mengaku pihaknya kecewa karena Kakanwil Bea Cukai Jatim I tidak bisa mau menemui mereka karena alasan rapat. "Kalau memang rapat, kenapa kita disuruh masuk ke kantornya," terangnya. Humas Kakanwil Bea Cukai Jatim I M Yatim mengatakan pihaknya sudah menerima pengaduan LSM Mapekat mengenai adanya laporan perusahaan yang domisilinya fiktif. "Perusahaan itu sudah kita blokir sejak tahun 2016 , jadi laporan mereka sudah terlambat kalau disampaikan sekarang," katanya. Menurut M Yatim, saat ini sistem administrasi perusahaan importir yang masuk ke Bea Cukai saat ketat alurnya, sehingga jika perusahaan itu tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh instansi terkait pasti tidak bisa kita terima untuk operasionalnya. sg

Tag :

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Dukung Kebijakan Ning Ita, Plt Camat Kranggan Siap Aktifkan Siskamling dan Poskamling

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 10:21 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Perangkat RT/RW seluruh Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto diimbau untuk mendukung pengaktifan sistem keamanan lingkungan …