2.300 Lansia Terdampak Covid-19 di Jatim Dapat Bantuan Paket Sembako

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di dampingi Asisten I Ardo Sahak dan Kepala Dinas Sosial Dr. Alwi M. Hum menyerahkan sebanyak 2.300 paket sembako tersebut kepada 19 lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia (LKS LU).SP/ADT
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di dampingi Asisten I Ardo Sahak dan Kepala Dinas Sosial Dr. Alwi M. Hum menyerahkan sebanyak 2.300 paket sembako tersebut kepada 19 lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia (LKS LU).SP/ADT

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat yang terdampak langsung dikarenakan adanya Pandemi Covid-19, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jarim merespon cepat dengan memberikan bantuan sembako kepada para lanjut usia (lansia).

Pemerintah merespon permasalahan tersebut dengan memberikan bantuan sosial pada 2.300 lansia Jatim berupa paket sembako lengkap berisi Beras, Mie Instan, Roti kering dan Minuman.

Bantuan tersebut terinci 2.000 paket sembako dari Kementrian Sosial Republik Indonesia dan sebanyak 300 paket sembako dari Pemprov Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di dampingi Asisten I Ardo Sahak dan Kepala Dinas Sosial Dr. Alwi M. Hum menyerahkan sebanyak 2.300 paket sembako tersebut kepada 19 lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia (LKS LU) serta secara simbolik kepada 6 perwakilan lansia terdampak Covid-19 melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Lansia (LKS LU) di Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/7/2020).

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, penyerahan bantuan sosial ini merupakan bagian dari ikhtiar yang diperuntukkan kepada masyarakat khususnya lansia terdampak pandemi Covid-19 agar semua bisa terlayani.

"Ini bagian penguatan dari ikhtiar kami agar selama pandemi Covid-19 ini, semua dapat terlayani, tersisir dalam memberikan penguatan kepada masyarakat lewat bantalan sosial yang telah disiapkan pemerintah," ungkapnya.

Lansia, lanjut Khofifah sapaan akrabnya merupakan kelompok rentan yang mudah terpapar Covid-19. Bahkan, diseyogyakan para Lansia tidak diperkenankan untuk keluar rumah kecuali terdapat keperluan yang darurat atau urgent.

"Di pandemi Covid-19 ini kelompok yang paling rentan adalah para lansia. Bahkan, dari seluruh SOP protokol kesehatan di dunia yang harus dilindungi pertama kali adalah para lansia," jelasnya.



Selain lansia, kelompok rentan lainnya adalah masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid seperti Diabetes, hipertensi, jantung dan penyakit lainnya.

"Di Jatim penyakit bawaan yang memiliki resiko tinggi akibat Covid-19 adalah diabetes. Oleh karena itu jika ada lansia yang terkonfirmasi memiliki diabet tolong dijaga agar jangan sampai terpapar covid - 19 ," terangnya.

Untuk itu, Mantan Menteri Sosial itu berpesan kepada LKS dan BK3S untuk senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melindungi para lansia di daerah masing - masing.

"Para lansia diharapkan tidak banyak berinteraksi ke luar. Karena semakin banyak berinteraksi ke luar maka semakin banyak potensi seseorang terpapar Covid-19," harapnya.

Khofifah juga minta kepada para lansia untuk senantiasa menggunakan masker saat beraktifitas dimanapun. Alasannya, penggunaan masker dapat mencegah penularan sekitar 60 persen.

Begitu pula dengan menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun sehingga Covid -19 harus terus dilakukan oleh para lansia guna mencegah penularan.

Di sisi lain, Kadinsos Jatim, Alwi melaporkan, bahwa bantuan sebanyak 2.000 paket sembako berasal dari Kemensos RI yang ditujukan kepada para lansia yang berada dalam naungan LKS LU yang ada di Jawa Timur.

Ia menjelaskan, penyerahan Bantuan Sosial Sembako kepada Lansia hari ini menyasar 9 kabupaten/kota antara lain Bangkalan, Blitar, Kediri, Ponorogo, Sumenep, Sampang, Pamekasan, Tuban, Nganjuk dan Jember. Sedangkan untuk kota yakni Surabaya dan Kota Batu.

"Bantuan sembako bagi lansia ini diharapkan dapat meringankan beban hidup para lansia di tengah wabah pandemi Covid-19 yang ada di Jatim," ungkapnya. Adt

Berita Terbaru

Siapkan Posko Mudik EV, BYD Fasilitasi Fast Charging di Jalur Trans Jawa Selama Ramadhan

Siapkan Posko Mudik EV, BYD Fasilitasi Fast Charging di Jalur Trans Jawa Selama Ramadhan

Minggu, 15 Mar 2026 13:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk komitmen BYD untuk turut mendukung kenyamanan pemudik saat akan pulang ke kampung halaman, kini BYD menghadirkan…

Siap Tantang BYD Atto 3, MG 4X Mulai Bersaing di Segmen SUV Listrik Kompak

Siap Tantang BYD Atto 3, MG 4X Mulai Bersaing di Segmen SUV Listrik Kompak

Minggu, 15 Mar 2026 13:20 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - MG, yang merupakan pabrikan unggul asal Inggris kembali memamerkan crossover listrik terbarunya yang bernama ‘MG 4X’, yang memang di…

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang arus mudik lebaran 2026, berbagai persiapan biasanya dilakukan masyarakat sebelum melakukan perjalanan ke kampung…

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Wisata alam Jolotundo Glamping & Edu Park di lereng Gunung Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, dapat menjadi…

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang sudah dibuat tinggal menunggu pengesahan…

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Setelah adanya temukan sejumlah kasus campak pada awal Tahun 2026, membuat  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga …