Kebijakan yang Bikin Gaduh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aning Rahmawati
Aning Rahmawati

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menanggapi keluhan yang masuk dari banyak tokoh masyarakat maupun warga, terkait dengan syarat Rapid Test bagi calon peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Aning Rahmawati meminta Pemkot Surabaya melakukan penyesuaian kebijakan tersebut dengan arahan dari Kemendikbud-Dikti

Aning menyampaikan bahwa kebijakan terkait syarat Rapid Test bagi peserta UTBK tersebut keluar di tengah berbagai keluhan kesengsaraan warga.

"Sementara kebijakan untuk memberikan Rapid Test gratis bagi warga yang tidak mampu belum jelas mekanismenya," ujarnya.

Aning menyayangkan,  keluarnya Surat Walikota terkait Rapid Test sebagai syarat UTBK  selain mendadak juga tidak dibarengi kesiapan antisipatif terhadap gejolak mental yang terjadi pada masyarakat.

"Sehingga terjadi kegaduhan yang bisa berdampak juga pada mental para peserta test,  ini berbahaya. Tidak menyemangati tapi malah menimbulkan masalah. Seharusnya  kebijakan yang muncul betul-betul dimatangkan dan dipikirkan mendalam," jelasnya.

Arahan dari Kemendikbud-Dikti pun, lanjut Aning, tidak menyebutkan adanya syarat Rapid Test untuk pelaksanaan UTBK.  Hanya menyebutkan protokol kesehatan lengkap saat tes UTBK. Terkait hal ini Aning mendorong Pemkot untuk segera menyesuaikan kebijakan UTBK dengan arahan Kemendikbud-Dikti, yaitu prasyarat protokol kesehatan ketat dan lengkap tersebut.

"Jika mensyaratkan Rapid Test, maka Pemkot hendaknya menanggung biaya rapid test dengan mekanisme yang cepat,  jelas, dan transparan. Mengingat waktu yang mendesak dan mendekati hari H. Hal termudah yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti syarat rapid test dengan surat keterangan sehat dari puskesmas yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Surabaya," tegas Politisi PKS ini.

Aning meminta Pemkot bisa segera menyesuaikan kembali kebijakan tersebut, agar calon mahasiswa bisa mengikuti test tersebut dengan tidak terbebani biaya tambahan.

"Agar warga masyarakat bisa terbantu dalam menjalani UTBK SBMPTN sekaligus menerapkan protokol pencegahan covid-19, seperti harapan kita semua," pungkasnya. byt

Berita Terbaru

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…