OTG Mendominasi, Jumlah Pasien Terkonfirmasi Meningkat Dari Hasil Tracing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peta Persebaran Covid -19 Kota Mojokerto tanggal 4 Juli 2020. SP/ GM
Peta Persebaran Covid -19 Kota Mojokerto tanggal 4 Juli 2020. SP/ GM

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Angka penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto kembali bertambah. Ada tujuh pasien, dinyatakan positif dari hasil tes swab yang keluar pada 4 Juli 2020. Hal ini, disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Gaguk Tri Prasetyo dalam siaran persnya, Minggu (5/7/2020).

Penambahan tujuh pasien secara langsung dalam satu hari tersebut, merupakan hasil dari tracing di lapangan yang dilakukan oleh petugas medis beberapa waktu lalu. Ketujuh pasien tersebut adalah pasien positif nomor 77 (Kelurahan Wates), pasien 78 (Kelurahan Gunung Gedangan), pasien 79 (Kelurahan Balongsari), pasien 80 (Kelurahan Surodinawan) dan pasien 81 (Kelurahan Balongsari).

Selanjutnya ada pasien nomor 82 berasal dari Kelurahan Pulorejo dan yang terakhir pasien 83 berasal dari Kelurahan Surodinawan. Lebih lengkap masyarakat dapat mengakses berbagai informasi di web covid-19 kota Mojokerto melalui   http://covid19.mojokertokota.go.id . Kini, ketujuh pasien tersebut telah mendapatkan perawatan sesuai dengan standard operasional prosedur dari protokol kesehatan Covid-19. Sedangkan untuk keluarga atau kerabat terdekat pasien terkonfirmasi, telah dilakukan tracing dan menjalani rapid tes dan tes swab. 

“Untuk pasien terkonfirmasi yang update pada hari Sabtu (4/7), merupakan pasien dari beberapa macam kategori dan masih tetap didominasi dari orang tanpa gejala. Di antaranya adalah PDP (pasien 77 dan pasien 80), OTG (pasien 79, pasien 81 dan pasien 82,) ODR (pasien 78 dan pasien 83). Mereka merupakan hasil tracing dari petugas medis di lapangan selama beberapa hari kemarin. Ada yang sebelumnya non reaktif, tapi saat dilanjutkan tes swab menunjukkan positif,” jelas Gaguk, sapaan akrabnya.

Peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi di wilayah yang berjuluk Kota Onde-onde ini, tidak lepas dari peran masyarakat selama ini. Sebab, masih banyak dijumpai di lapangan masyarakat yang abaikan  dengan protokol kesehatan terlebih saat memasuki adaptasi tatanan kehidupan baru. Seperti, tidak mengenakan masker saat keluar rumah dan tidak menerapkan pysical distancing. Padahal, aturan tersebut telah tertuang dalam Perwali Kota Mojokerto Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Kota Mojokerto.

“Kami pemerintah daerah, melalui tim satuan gugus tugas, terus mengimbau, mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan turut berperan dalam memerangi Covid-19 yang saat ini telah menjadi pandemi di seluruh negeri. Mari, bersama-sama bersinergi dengan pemerintah daerah dengan lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan yang telah menjadi prosedur tetap dari Kementerian Kesehatan, agar masyarakat aman dari virus. Kami percaya, kita semua bisa melawan Covid-19 bersama-sama,” tegasnya.   dsy1

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…