Tekan Corona, Menkes Terawan Kini Berkantor di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menkes Terawan Agus Putranto dikabarkan bakal melakukan kunjungan rutin akhir pekan ke Surabaya dan berkantor di Dinkes Provinsi Jawa Timur. SP/ CNN
Menkes Terawan Agus Putranto dikabarkan bakal melakukan kunjungan rutin akhir pekan ke Surabaya dan berkantor di Dinkes Provinsi Jawa Timur. SP/ CNN

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dikabarkan bakal berkantor di Surabaya untuk sementara waktu untuk menekan kasus positif virus corona (Covid-19) di Jawa Timur yang kini mendapat perhatian dari pemerintah pusat. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, M. Budi Hidayat mengatakan hal itu dilakukan Terawan agar bisa langsung mengontrol penanganan corona di Jatim.

"Menkes akan kunjungan kerja intensif. Akan sering ke Surabaya," ujar Budi, saat dikonfirmasi awakmedi, Senin (13/7).

Kunjungan tersebut akan dilakukan secara intensif. Dalam sepekan, Terawan rencananya akan dijadwalkan berkantor di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pada hari Sabtu dan Minggu.

"Kantornya di Dinkes Prov (Jatim). Kemungkinan tiap Sabtu-Minggu," ujarnya.

Jawa Timur saat ini tercatat sebagai provinsi yang memiliki kasus positif virus corona terbanyak secara nasional.

"Karena penyebaran kasus Covid-19 di Jatim perlu perhatian khusus," ucapnya.

Presiden Jokowi, memerintahkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, segera menurunkan dan menekan angka infeksi virus corona di Jatim dalam dua pekan. Hal itu diungkapkannya saat berkunjung ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada 25 Juni lalu.

"Saya ingin lihat dua minggu setelah ini ada progress yang baik atau tidak," kata Jokowi.

Namun dua pekan berselang, kasus corona di Jatim terus meroket.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, per Senin (13/7) kasus kumulatif corona di Jatim berjumlah 16.877 orang. Sebanyak 6609 kasus di antaranya telah terkonversi negatif atau sembuh, sementara 1.226 lainnya meninggal dunia. 

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, dr Windhu Purnomo mengatakan target meleset dua pekan di Jatim pada dasarnya juga dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat.

Menurut dr Windhu salah satu kebijakan pemerintah pusat yang membuat penyebaran corona semakin rentan adalah dipermudahnya orang bepergian dari saru daerah ke daerah yang lain.

"Misalnya membuka (memperpanjang masa berlaku) rapid test sampai 14 hari itu kan mempermudah perjalanan itu bisa meningkatkan kondisi yang ada di Jatim maupun Surabaya," kata Windhu, Minggu (11/7).

Padahal pada ketentuan sebelumnya surat hasil rapid test hanya berlaku tiga hari, sementara tes swab polymerase chain reaction (PCR) berlaku tujuh hari. Namun kini kebijakan itu direvisi dan diperpanjang.  dsy4

Berita Terbaru

Ungkap Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara

Ungkap Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara

Selasa, 07 Jul 2026 21:52 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mantan Penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta aktor intelektual kasus ini ditangkap. "Curiga bahwa ini ada aktor intelektual…

Sepakbola tak boleh untuk Perebutan Kekuasaan Politik

Sepakbola tak boleh untuk Perebutan Kekuasaan Politik

Selasa, 07 Jul 2026 21:50 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Buntut FIFA memutuskan menangguhkan sanksi kartu merah Balogun, yang ditelan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, menarik mantan…

Trump, Puji Harry Kane

Trump, Puji Harry Kane

Selasa, 07 Jul 2026 21:49 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji performa Harry Kane di Piala Dunia 2026. Dia menyebut kapten Timnas Inggris itu…

Ali Khamenei, Dimakamkan Setelah 4 Bulan, untuk Keamanan

Ali Khamenei, Dimakamkan Setelah 4 Bulan, untuk Keamanan

Selasa, 07 Jul 2026 21:48 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prosesi yang membawa jenazah pemimpin tertinggi Iran yang meninggal dunia, Ayatollah Ali Khamenei, dihadiri oleh jutaan orang di…

Pemerintah Akui 2,92 Juta Anak Tidak Bersekolah

Pemerintah Akui 2,92 Juta Anak Tidak Bersekolah

Selasa, 07 Jul 2026 21:46 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Sekjen Kemendikdasmen), Ir Suharti, mengungkapkan data…

Penerbangan Singapura -Indonesia akan Diperbanyak

Penerbangan Singapura -Indonesia akan Diperbanyak

Selasa, 07 Jul 2026 21:43 WIB

Selasa, 07 Jul 2026 21:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat ini sudah ada 23 maskapai yang menyediakan penerbangan dari Singapura ke Indonesia. Tapi Perdana Menteri Singapura Lawrence…