SurabayaPagi, Surabaya - Kaum wanita khususnya yang telah menjadi ibu mempunyai potensi yang sangat besar untuk menjadi seorang enterpreneur. Pasalnya, dengan memiliki banyak waktu saat berada dirumah, kaum ibu rumah tangga dapat merintis usaha tanpa meninggalkan pekerjaan rumahnya.
Banyak bidang yang dapat dirintis oleh para ibu seperti bidang industri kreatif hingga kuliner yang nantinya juga dapat meningkatkan perekonomian pada keluarganya.
Kota Pahlawan sendiri telah terkenal akan keanekaragaman wisata kulinernya. Dengan kreativitas para ibu dan kemudahan berusaha di era milenial ini terutama via online, dapat membantu peningkatan dan ketahanan perekonomian keluarga.
Dengan dasar ini, Past Local President Junior Chamber International (JCI) Jawa Timur, Margaret Srijaya mengajak kepada seluruh perempuan dan ibu-ibu untuk dapat menumbuhkan semangat untuk peluang dalam berwirausaha.
"Banyak variasi usaha kuliner yang bisa laku di Surabaya. Karena Surabaya terkenal wisata kulinernya. Paling mudah dimulai dari usaha snack atau makanan khas yang mana bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Surabaya lho," ujar Margaret, Senin (20/7/202).
Margaret menambahkan, aneka kegiatan kerajinan yang di imbangi dengan kemampuan branding dan marketing yang baik oleh para perempuan dan ibu ibu juga dapat mendorong perekonomian masyarakat serta menjadi inspirator usaha, khususnya di Kota Surabaya.
Pemkot Surabaya juga telah memberikan banyak edukasi kepada para generasi muda dan ibu-ibu serta memberi banyak dukungan terhadap kemajuan UMKM dengan banyaknya terobosan dan kemudahan dalam hal proses perijinan.
"Perekonomian adalah salah satu pilar yang harus kita dukung. Melalui metode pengembangan personal, pelatihan, pengembangan komunitas, networking dan bisnis niscaya dapat membantu teman-teman dalam berusaha. Karena saat ini, wirausaha bisa dilakukan di rumah dengan tidak harus meninggalkan kewajiban mereka dalam mengurus rumah tangga, Jadi masih tetap bisa mengawasi anak dan mengurus keluarga," ujar Ketua Komite Tetap Pemberdayaan Wanita Kadin Surabaya (2019-2024).
Margaret adalah seseorang yang mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap kemajuan wanita serta anak berkebutuhan khusus di Indonesia, ada banyak program motivasi dan edukasi online, juga beberapa kali mengadakan kegiatan kewirausahaan untuk Ibu-ibu termasuk memberikan bantuan gerobak dan award kepada bunda pegiat ekonomi di Kota Surabaya.
Margaret juga mendirikan komunitas wanita mandiri Indonesia via platform online di instagram yaitu @
womenpreneur.id yang hari ini memiliki 259.000 follower.
"95% anggotanya adalah wanita dan kaum ibu, dimana melalui platform tersebut banyak membahas tentang cara dan edukasi bagi para wanita untuk dapat menjadi pribadi yang bisa berwawasan dan mempunyai daya juang untuk meraih mimpi mereka untuk dapat mandiri secara finansial," pungkasnya. Byb
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB
SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…
Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB
SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…
Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…
Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…
Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB
SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…
Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB
Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB
SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…