Maksimalkan Penanganan Covid-19, Camat Rubaru Gelar Rakor Tiap Jumat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Camat Rubaru Kab. Sumenep, Arip Susanto, saat rapat kordinasi mengenai dampak Covid-19 di Kecamatan Rubaru (22/07). SP/Ainur Rahman
Camat Rubaru Kab. Sumenep, Arip Susanto, saat rapat kordinasi mengenai dampak Covid-19 di Kecamatan Rubaru (22/07). SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Kepala Camat Rubaru Kabupaten Sumenep, Arip Susanto mengaku selalu memberikan pengarahan kepada masyarakatnya, melalui Rakor rutin setiap satu bulan sekali.

“Ada dua kegiatan rutin yang dilaksanakan di pendopo kecamatan diantaranya rapat mengenai covid 19 kita laksanakan setiap hari jumat, kalau yang hari Jumat kita sering menggelar rapat bersama UPT dan Porfimka di ditingkat kecamatan berikut 14 Kepala Desa sekecamatan Rubaru Kab. Sumenep,” ucapnya.

Menurutnya, masalah Covid-19 di wilayah Kecamatan Rubaru, untuk sementara ini masih belum boleh melakukan kegiatan berkerumun, seperti hajatan perwakinan. “Artinya secara bergerombol belum diperbolehkan bukan berarti tidak, masalahnya belum ada perintah dari pusat, jadi jika sangat terpaksa melakukan kegiatan diharapkan minta izin kepada kapolsek maupun kepada Camat, namun tetap mengutamakan protokol kesehatan,” jelasnya kepada surabaya pagi (22/07).

“Masyarakat sebaiknya jangan bermimpi dulu untuk penerapan new normal jika masyarakatnya sendiri belum bisa disiplin. Sebab di kecamatan Rubaru itu masih zona merah, hanya informasinya baru ada lima pasien positif corona dinyatakan sudah sembuh tetapi masih ada 5 pasien masih reaktif, artinya masih belum hijau,” imbuhnya.

Selain itu lanjut Arif, masyarakat di Kecamatan Rubru dihimbau untuk terus berhati-hati dan apabila akan menggelar acara perkumpulan sebaiknya meminta izin ke kapolsek atau kepada Camat, sebab jika tidak ada laporan dan diketahui menggelar kegiatan dengan tanpa izin, maka pihaknya akan memberhentikan kegiatan tersebut sesuai dengan aturan pemerintah. “Artinya saya akan terus bertindak untuk memperlakukan masyarakat agar disiplin dalam meghadapi pandemi covid-19 ini,” tegasnya.

Untuk di ketahui, bahwa saat ini pasien sudah tidak dilakukan rapid tes melainkan langsung di swab, agar dapat langsung terlihat hasil positif atau tidaknya. “Jadi Bidan Desa dan Dokter tidak akan salah, sebab mereka telah menjalani sumpah jabatan, yang artinya tidak akan melakukan diluar sumpah tersebut,” paparnya.

“Oleh karena itu, persoalan covid-19 ini perlu disikapi secara serius,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Progres Perbaikan Jalan di Kota Madiun Terpaksa Tertunda Imbas Harga Aspal Melonjak Naik

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Baru-baru ini terjadi lonjakan terhadap komoditas harga aspal yang dikeluhkan hingga membuat sejumlah perbaikan jalan di Kota Madiun…

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Lewat Edukasi Kebersihan Pangan, Dinkes Madiun Tekan Risiko Bahaya Biologi Tak Kasat Mata

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui edukasi kesehatan pangan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun…

Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

Masuki Masa Tanam: Harga Solar Subsidi Langka, Petani di Jember Terpaksa Beli Eceran Mahal

Senin, 04 Mei 2026 12:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selepas harga plastik hingga LPG 3 Kilogram (Kg) subsidi mahal hingga langka, kini memasuki masa tanam kedua, petani di Jember mulai…

Lewat ‘Wadul Guse’, Jember Tangani Beragam Aduan Warga Selama April 2026

Lewat ‘Wadul Guse’, Jember Tangani Beragam Aduan Warga Selama April 2026

Senin, 04 Mei 2026 12:36 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melalui kanal pengaduan masyarakat ‘Wadul Guse’, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember membuktikan komitmennya dalam memberikan pel…

Agenda IWFP 2026, Puluhan Biksu Jalan Kaki dari 3 Negara Singgah di Nganjuk

Agenda IWFP 2026, Puluhan Biksu Jalan Kaki dari 3 Negara Singgah di Nganjuk

Senin, 04 Mei 2026 12:22 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Melihat kemeriahan serangkaian agenda Indonesian Walk for Peace 2026 (IWFP 2026), kini sebanyak 51 biksu dari Thailand, Laos, dan…

Antisipasi Kasus Bunuh Diri, Jembatan Cangar Akan Dipasang Pagar ¾

Antisipasi Kasus Bunuh Diri, Jembatan Cangar Akan Dipasang Pagar ¾

Senin, 04 Mei 2026 12:08 WIB

Senin, 04 Mei 2026 12:08 WIB

SURABAYAPAGI, Batu - Menindaklanjuti banyaknya kasus percobaan bunuh diri hingga sudah memakan sebanyak dua korban telah meninggal dunia, kini Pemerintah…