21 Nakes Blitar Positif COVID-19 Gegara Acara Gowes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RSUD NGudi Waluyo. SP/ DECOM
RSUD NGudi Waluyo. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tidak pernah terbayangkan acara gowes berujung 21 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Ngudi Waluyo, Blitar, Jawa Timur, tertular COVID-19. Hasil tracing internal diduga paparan berasal dari komunitas gowes.

Dirut RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Endah Woro Utami saat ini harus berpikir keras untuk mengkondisikan kondisi rumah sakitnya tetap melayani secara optimal. Apalagi yang terkonfirmasi COVID-19 di tim bedah hingga akhirnya menutup total ruang instalasi bedah sentral selama 2 hari.

"Jadi kami mohon masyarakat dapat memaklumi kondisi ini. Selama dua hari, kami hanya melayani tindakan operasi yang sifatnya sangat emergency. Dan operasi akan kami lakukan di satu ruang bedah (Lain) yang dekat dengan IGD," kata Woro, Rabu (22/7/2020). 

Penutupan ini, jelas dia, untuk melakukan sterilisasi ruangan dan semua peralatan yang ada di dalamnya. Ruang instalasi bedah sentral memiliki 8 kamar.

"Karena ada 14 orang dari tim bedah yang positif Corona, maka kami harus lockdown instalasi bedah sentral selama dua hari," tambahnya.

Selain itu, Woro juga menerbitkan beberapa peraturan baru terkait upaya memutus mata rantai penularan COVID-19 di lingkup rumah sakit. Di antaranya melarang makan bersama dan semua ruangan selain ruang rawat pasien, harus mematikan AC.

 "Saya akan tindak tegas yang melanggar aturan baru ini. Ini semua semata-mata untuk melindungi kesehatan mereka sendiri. Karena dari hasil tracing internal, ternyata paparan Corona diduga justru dari luar rumah sakit," tandasnya.

Woro menegaskan, tracing internal masih terus berlanjut untuk memastikan tidak ada lagi nakes yang carrier COVID-19 dari komunitas gowes. Karena jumlah keseluruhan nakes di rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 yang positif sudah sebanyak 21 orang.

Pihaknya membuka kesempatan bagi relawan ikut membantu menangani pelayanan pasien Corona di tempatnya.

"Saya butuh banyak relawan. Dokter, perawat dan asisten perawat. Kami sangat butuh partisipasi masyarakat untuk membantu kami yang saat ini sangat kekurangan tenaga. Walaupun nanti statusnya relawan, saya pastikan mereka mendapat kompensasi gaji. Namun sifat bekerjanya temporer," pungkasnya.  dsy2

Tag :

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…