Tren Pasien Covid-19 Sembuh di Gresik Berlanjut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan suhu tubuh pada setiap orang di gerbang pintu masuk Kantor Bupati Gresik.SP/did
Pemeriksaan suhu tubuh pada setiap orang di gerbang pintu masuk Kantor Bupati Gresik.SP/did

i

SURABAYA PAGI.COM, Gresik - Lonjakan pasien Covid-19 sembuh di Gresik terus berlanjut. Bahkan lebih meningkat jumlahnya dari data kemarin. Sementara pasien yang terpapar tercatat sebanyak 33 orang.

Jurubicara Satgas Covid-19 Gresik drg Saifudin Ghozali dalam pers rilisnya yang disampaikan melalui Kabaghumas dan Protokol Setkab AM Reza Pahlevi, menyebutkan, pada hari ini, Jumat (24/7) kembali terjadi lonjakan pasien sembuh dari perawatan di beberapa rumah sakit.

"Jumlah pasien sembuh hari ini mencapai 82 orang, naik dari jumlah pasien sembuh kemarin yang sebanyak 78 orang," ungkap Ghozali.

Pria yang juga Kadinkes Gresik itu kembali menyampaikan terima kasihnya kepada semua dokter, tenaga medis, para medis dan rumah sakit yang sudah bekerja keras selama ini di garda terdepan penanganan kasus Covid-19.

"Kami berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Karena dengan itu kita sudah membantu meringankan beban petugas medis," pinta Ghozali.

Dari update terbaru, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 pada hari ini (24/7) didominasi warga dari tiga kecamatan, yaitu Manyar, Gresik dan Menganti.  Masing-masing sebanyak 26, 18 dan 15 pasien sembuh.

Daftar selengkapnya pasien sembuh berdasarkan domisili pasien:

Kecamatan Balongpanggang 9 orang dari Desa Balongpanggang 5, Pacuh 3, Tenggor 1;

Kecamatan Benjeng 3 orang dari Desa Bulangkulon 1 dan Sirnoboyo 2;

Kecamatan Driyorejo 7 orang dari Desa Bambe 3, Petiken 2, Cangkir 1, dan Mojosarirejo 1;

Kecamatan Gresik 18 orang dari Kelurahan Karangturi 10, Ngipik 1, Sidokumpul 3, Sukodono 2, dan Sukorame 2 orang;

Kecamatan Kebomas 4 orang dari Desa Kembangan 2, Kedanyang 1, dan Dahanrejo 1 orang;

Kecamatan Manyar 26 orang dari Desa Banjarsari 1, Gumeno 1, Manyarsidomukti 1, Manyarsidorukun 1, Morobakung 1, Peganden 2, Pongangan 1, Roomo 1, Suci 4, Sukomulyo 3, Tebalo 1, dan Yosowilangon 9 orang;

 Kecamatan Menganti 15 orang dari Desa Boboh 1, Drancang 2, Gempolkurung 4, Kepatihan 4, Pelemwatu 1, Setro 1, dan Pengalangan 2 orang.

Sementara daftar rincian 33 pasien yang terpapar coronavirus pada hari ini (24/7) berdasarkan domisilinya adalah sebagai berikut:

Kecamatan Bungah 1 orang dari Desa Bungah;

Kecamatan Cerme 2 orang dari Desa Cerme Lor dan Banjarsari;

Kecamatan Driyorejo 5 orang dari Desa Sumput 1, Wedoroanom 1, Petiken 1, Banjaran 1, Tanjungan 1;

Kecamatan Duduksampeyan 1 orang dari Tambakrejo;

Kecamatan Gresik 2 orang dari Desa Sukodono dan Pekelingan;

Kecamatan Kebomas 2 orang dari Desa Karangkiring dan Kelurahan Sidomoro;

Kecamatan Manyar 5 orang dari Desa Pongangan 1, Peganden 2, Banjarsari 2;

Kecamatan Menganti 3 orang dari Desa Kepatihan 1, Hulaan 1, Sidojangkung 1;

Kecamatan Panceng 1 dari Desa Campurejo;

Kecamatan Sidayu 1 dari Desa Golokan;

Kecamatan Ujung Pangkah 1 orang dari Desa Pangkah Wetan;

Kecamatan Wringinanom 9 orang dari Desa Sumberwaru 1, Lebanisuko 1, Lebaniwaras 1, Wringinanom 1, Pasinan Lemah Putih 3, dan Sumengko 2;

Sedang kasus yang meninggal hari ini (24/7) tercatat hanya seorang. Berasal dari Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar.

Dengan update ini maka total warga Gresik yang sudah terpapar oleh virus asal Kota Wuhan, China telah mencapai 1.594 orang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 676 sudah dinyatakan sembuh, dan 138 orang meninggal dunia. Sisanya sebanyak 780 orang kini masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. did

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Bikin Heboh! Bayi Terkunci Dalam Mobil, DPKP Gercep Lakukan Evakuasi

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian yang membuat banyak warga terheran-heran, ditemukan seorang bayi dalam keadaaan terkunci di dalam mobil di kawasan Jalan…

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Momen Hari Kartini, Khofifah Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Buruh Rokok dan Pelaku Usaha Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memanfaatkan momentum Hari Kartini 2026 untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan …

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Heboh! Fenomena 'Waterspout' Pusaran Angin Tornado Gegerkan Warga Dekat Jembatan Suramadu

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral di media sosial (medsos) terkait unggahan video yang menampilkan pusara angin bak tornado di sekitar…

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…