Warga Surabaya Patuh Gunakan Masker Sudah 95%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa anggota Satpol PP saat merazia jam malam di salah satu warkop di kawasan Pandegiling Surabaya, Sabtu dini hari kemarin.

Foto: Sp/arlana byob
Beberapa anggota Satpol PP saat merazia jam malam di salah satu warkop di kawasan Pandegiling Surabaya, Sabtu dini hari kemarin. Foto: Sp/arlana byob

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Meski pada awal pembentukan Perwali Surabaya Nomor 33 tahun 2020 dinilai masih belum tegas pada perilaku masyarakat Surabaya terhadap protokol untuk menuju tatanan normal baru. Dalam tiga hari terahir sejak tanggal 23 Juli 2020, Pemkot Surabaya mulai menunjukkan taringnya. Selama tiga hari, Pemkot menggelar razia jam malam secara serentak di 31 kecamatan di Surabaya. Tujuannya, agar perilaku warga masyarakat kota Surabaya bisa diarahkan, dan penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan.

Hasilnya, dalam Razia jam malam selama tiga hari, dari data Satpol PP kota Surabaya yang didapat Surabaya Pagi, 95 persen warga sudah mematuhi menggunakan masker. Sementara lima persennya, masih ada yang enggan menggunakan masker pada saat razia jam malam itu, yang mayoritas banyak tersebar anak muda Surabaya.

Eddy Christijanto Kepala Satpol PP Kota Surabaya mengatakan, selain penertiban masker, operasi jam malam ini juga menyasar warung-warung kopi dan rumah makan yang ada.

Terutama aktivitas usaha di luar Pasal 20 Perwali No 33 tahun 2020 yang masih buka di atas pukul 22.00 WIB. “Itu yang terus kita masifkan, walaupun tiga hari sudah selesai, tapi tetap kita lakukan pantauan terus,” kata Eddy, Minggu (26/07/2020).

Masih adanya 5 persen warga dalam razia yang maskernya masih ditaruh di dagu, saku, hingga tas menjadi catatan tersendiri Satpol-PP Surabaya.

Namun, Eddy menyimpulkan, mayoritas masyarakat sudah tahu kalau ke luar rumah harus pakai masker, tetapi mereka terkesan malas menggunakan masker dan memilih menyimpan. “Kalau kita tanya, pakai masker, mau kita tilang ternyata dia bawa masker. Maskernya diambil dari tas, kita minta untuk dipakai, rata-rata itu,” ujarnya.

Kasatpol PP Surabaya itu menegaskan, ke depan penertiban jam malam akan terus digelar meski tidak berlangsung secara serentak. Ini sesuai komitmen pemkot menegakkan Perwali 33/2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Meskipun tidak serentak, setiap hari kita tetap melakukan itu (razia). Karena memang amanat Perwali 33/2020,” tegasnya.

Di samping menggelar razia serentak di 31 kecamatan, di waktu yang sama, jajaran Satpol PP Kota Surabaya bersama Polisi dan Garnisun juga menggelar operasi jam malam di jalan protokol Kota Pahlawan.

Sasarannya, aktivitas usaha di luar pasal 20 Perwali No 33 Tahun 2020, seperti rumah karaoke, bar, hingga diskotik.

“Kemarin teman-teman setiap hari hampir menyasar sekitar 20-25 RHU (Rumah Hiburan Umum) itu sudah banyak yang tutup. Tapi juga masih ada yang buka. Yang buka terpaksa kami minta tutup,” katanya.

Eddy bilang, pihaknya dan jajaran kepolisian dan TNI tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari masyarakat. Karenanya, masyarakat diharapkan aktif ikut mengawasi dengan melaporkan.

“Dengan jumlah RHU yang banyak, kami kan tidak bisa luas (mengawasi), sehingga informasi dari masyarakat yang hari itu kita terima baik dari 112 dan sebagainya, langsung kita tindaklanjuti,” ujarnya. alq

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…

Koordinasi Lintas Daerah, Dinsos Jatim Pulangkan Pria dengan Kondisi Psikologis Rentan Telantar dari Bali

Koordinasi Lintas Daerah, Dinsos Jatim Pulangkan Pria dengan Kondisi Psikologis Rentan Telantar dari Bali

Jumat, 22 Mei 2026 18:20 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 18:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur memfasilitasi pemulangan seorang warga dalam kondisi rentan dari Bali ke daerah asalnya di Kecamatan K…