Oplos Soda dengan Hand Sanitizer, 9 Warga India Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi minuman oplosan
Ilustrasi minuman oplosan

i

SURABAYAPAGI.COM, New Delhi – Aksi nekad 9 warga di india berujung pada kematian. Bagaimana tidak, sekelompok warga yang ingin minum miras namun karena pembatasan pandemi covid-19 sejumlah toko miras di india ditutup melakukan alternatif lain. Yakni mengoplos soda dengan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer. Akibat peristiwa tersebut, setidaknya 9 warga yang menenggak minuman oplosan dilaporkan meninggal dunia.

Melansir dari media setempat, Sabtu (1/8) Inspektur Polisi kota Kurichedu, Siddharth Kaushal, menuturkan bahwa sekelompok warga hilang kesadaran usai meminum 'sejumlah besar' campuran atau oplosan hand sanitizer dengan air atau soda di wilayah Andhra Pradesh.

Kaushal menyebutkan para korban meregang nyawa setibanya di rumah sakit setempat usai menenggak oplosan soda dan hand sanitizer.

Kaushal menambahkan, sekelompok warga itu menggunakan hand sanitizer 'sebagai pengganti' karena pasokan miras langka setelah otoritas setempat menerapkan lockdown untuk memerangi virus Corona. Lockdown itu berdampak pada tutupnya toko-toko miras di wilayah tersebut.

Penyelidikan tengah dilakukan secara menyeluruh terhadap kematian sembilan orang ini.

Diketahui bahwa setiap tahunnya, ratusan warga miskin di India meninggal akibat keracunan alkohol, terutama karena miras oplosan yang murah tapi mematikan. Sindikat pengoplos miras seringkali menambahkan methanol ke dalam miras lokal demi meningkatkan kadar alkoholnya. Padahal diketahui bahwa methanol sangat beracun.

 

Berita Terbaru

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

    SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep, H. Ahmad Fauzi Wongsojudo berharap seluruh kepala desa untuk lebih responsif dalam menyampaikan wilayah yang m…

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah memfokuskan…

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) resmi menutup turnamen basket internasional Salonpas Let’s Move-CLS International Cup 2026 di GOR…

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang…

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…