Proyek DD Dituding Tak Sesuai, Kades Talango Memilih Bungkam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prasasti Proyek Paving di Dusun Sakolaan II Desa Talango yang diduga tak sesuai.SP/Ainur Rahman
Prasasti Proyek Paving di Dusun Sakolaan II Desa Talango yang diduga tak sesuai.SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Setelah diberitakan sebelumnya, Pemerintahan Desa (Pemdes) Talango Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep, tetap memilih bungkam dan tidak merespon. Bahkan surabayapagi telah mencoba untuk mengkonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya, namun pihaknya hanya sekedar membacanya dan tak memberikan tanggapan terkait tudingan warga.

Salah satu warga Desa Talango yang tak mau disebutkan namanya semakin tertantang dengan diamnya kepala Desa Talango yang memilih bungkam dan tak memberikan pernyataan klarifikasi kepada Media.

Pihaknya berinisiatif untuk melaporkan pekerjaan tersebut ke Inspektorat Kab. Sumenep, terkait pengawasan pekerjaan DD yang bersumber dari Dana Desa dengan paku Anggaran 34.242.321 di tahun 2019 tersebut.

“Saya akan usut terus pekerjaan Paving pada tahun 2019 di Dusun Sakolaan II Desa Talango Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Pada prasasti tertulis volume 1,3 x 105 m, namun faktanya hanya100 x 130 cm dan panjangnya hanya 93 m," ujarnya kepada Surabaya Pagi (29/07).

“Masyarakat adalah sebagai kontrol pengawasan di desa, jadi pekerjaan yang dinilai tidak benar harus dilaporkan kepada Pemerintah, karena pekerjaannya menggunakan dana yang dianggarkan oleh pemerintah, baik dana yang bersumber dari APBN maupun APBD. Selain itu, setiap pengguna anggaran yang tidak benar, harus diberi sanksi secara hukum, masalah undang-undang saya kurang paham Mas, saya hanya menjalankan apa yang saya tahu,” imbuhnya.

Menurutnya, Kepala Desa diam karena melawan masyarakatnya sendiri. Bahkan, temuan mengenai pekerjaan paving tersebut sudah tiga kali diukur ulang. “Dan banyak lagi pekerjaannya yang juga dinilai tidak benar, kita bongkar satu-satu saja dulu,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…