Terdapat Puluhan Sayatan pada Korban Pembunuhan Istri di Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban pembunuhan sebelum dievakuasi. (SP/Istimewa)
Korban pembunuhan sebelum dievakuasi. (SP/Istimewa)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Terdapat puluhan sayatan dan luka bacok pada bagian kepala di jenazah Sri Istuning Ati (48), warga Dusun Ngenden, Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur.

Sri merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya. Sementara, anaknya, Noval Fitri Choirul Huda (19), menderita patah tulang tengkorak. Hal itu diketahui setelah hasil autopsi keluar.

Hasil autopsi terhadap jenazah Sri Istuningati, 48 yang dibunuh suaminya akhirnya keluar, Polisi menyebut ditemukan puluhan sayatan di bagian kepalanya. Sementara sang anak, menderita patah tulang tengkorak.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Cristian Kosasih mengatakan, dari hasil autopsi diketahui ada puluhan luka bacok dan luka sayatan di bagian kepala korban akibat serangan Safa’at.

“Total diketahui ada 21 sayatan di bagian kepala. Namun yang paling parah di leher, yang paling fatal, jadi hasilnya begitu. Kematian korban diakibatkan kehabisan darah setelah adanya pendarahan hebat di bagian leher akibat sayatan,” katanya, Selasa (04/8/2020).

Menurut penjelasan Cristian, bahwa jenazah korban usai di autopsi, sudah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Hingga kemarin, ia belum bisa melakukan pemeriksaan pada Noval. “Pemeriksaan anaknya belum. Kita tunggu kondisinya dia stabil dahulu,” tukasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran mengungkapkan, bahwa pada Minggu, (02/8/2020) ada pasien masuk dari RSK Mojowarno atas nama Noval.

"Saat datang kondisinya cukup parah. Kondisi Noval mengalami patah pada tengkorak di bagian pelipis. Jadi memang belum tentu ada luar, namun kondisi itu yang paling parah kemarin," ungkapnya.

Pudji menjelaskan, Noval mengalami trauma tumpul pada kepala akibat benda tajam. Patahnya tulang tengkorak itu bisa berujung pada kematian.

"Pecahan tengkorak itu bisa saja melukai bagian otak dan syaraf yang memicu hilangnya kesadaran. Untung kondisi kesadaran sampai sekarang masih baik, syarafnya juga belum ada gangguan,” jelasnya.

Pudji menegaskan, bahwa Noval hingga kini masih dalam pengawasan dan pantauan dokter. Termasuk terkait kemungkinan perlunya ada operasi atau tidak. "Kita masih konsultasikan dengan dokter bedah syaraf,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Sri Istuning Ati dihabisi oleh suaminya sendiri, Safa'at (49), di rumahnya sendiri dan melukai anak kandungnya sendiri sekitar pukul 20.00 WIB, pada Jumat, (31/7/2020).(suf)

Berita Terbaru

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Inflasi Jatim Agustus 2026 Tembus 3,32 Persen, Emas dan Transportasi Jadi Pemicu

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 12:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat inflasi Jawa Timur pada Agustus 2026 mencapai 3,32 persen secara tahunan (…

Gejala Berlanjut, Enam Santri Ponpes Manba’ul Hikam Kembali Dilarikan ke RSUD Notopuro

Gejala Berlanjut, Enam Santri Ponpes Manba’ul Hikam Kembali Dilarikan ke RSUD Notopuro

Rabu, 02 Sep 2026 11:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Penanganan santri yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo masih b…

Ratusan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG, Kasus Sidoarjo Tembus 500 Pasien

Ratusan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG, Kasus Sidoarjo Tembus 500 Pasien

Rabu, 02 Sep 2026 11:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:32 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Dugaan keracunan massal terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Ra…

Fasilitasi Angkutan Pelajar Gratis, Pemkot Malang Terapkan Standar Ketat Bertahap

Fasilitasi Angkutan Pelajar Gratis, Pemkot Malang Terapkan Standar Ketat Bertahap

Rabu, 02 Sep 2026 11:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti layanan angkutan pelajar gratis, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mengupayakannya secara bertahap…

Hadapi Kemarau, Pemkab Optimalkan Cadangan Air Waduk dan Rawa untuk Irigasi

Hadapi Kemarau, Pemkab Optimalkan Cadangan Air Waduk dan Rawa untuk Irigasi

Rabu, 02 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai salah satu langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan irigasi dan mendukung sektor pertanian menghadapi musim kemarau,…

Antisipasi Masalah Kebakaran, Pemkab Pamekasan Terus Perkuat Mitigasi

Antisipasi Masalah Kebakaran, Pemkab Pamekasan Terus Perkuat Mitigasi

Rabu, 02 Sep 2026 11:07 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mencegah terjadinya kebakaran yang akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah Kabupaten Pamekasan, Pemerintah Kabupaten…