LMDH Budidaya Satak di Kediri Dorong Petani Budidaya Porang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LMDH Budidaya Satak, Eko Cahyono. SP/CAN
Ketua LMDH Budidaya Satak, Eko Cahyono. SP/CAN

i

SURABAYAPAGI, Kediri - Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Budidaya Satak di Desa Satak Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri mendorong para petani di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perhutani Kediri untuk membudidayakan tanaman porang. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ketua LMDH Budidaya Satak, Eko Cahyono mengatakan, tanaman porang merupakan produk baru dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sehingga dirinya bersama beberapa anggota LMDH mencoba untuk membudidayakan tanaman tersebut di lahannya untuk dijadikan pilot project.

"Kita menjadi percontohan budidaya porang. Ada 50 anggota yang ikut disini. Harapannya untuk meningkatkan pendapatan petani melalui tanaman porang," ujarnya usai meninjau lahan yang bakal digunakan budidaya porang, Kamis (13/8/2020).

Ada seluas 50 hektar lahan di kawasan KPH LMDH Budidaya Satak yang dijadikan budidaya tanaman porang. Lahan ini nantinya diharapkan dapat menjadi pilot project dan berkembang di LMDH di wilayah BKPH Pare, Kabupaten Kediri.

"Untuk saat ini kita kelola dulu, jadi kedepan para petani lain bisa melihat hasilnya secara nyata. Harapannya berkembang di BKPH Pare meliputi Puncu, Kepung, Plosoklaten dan Ngancar," imbuh Eko.

Eko berharap dengan mencontohkan lahan seluas 50 hektar dapat mendorong petani lain untuk berani beralih dari tanaman holtikultura menjadi budidaya tanaman porang.

"Semoga ini menjadi titik balik di masyarakat Desa Satak. Jika kedepan kita sukses kita akan mendorong para petani untuk beralih menanam porang," jelasnya.

Dalam budidaya tanaman porang, LMDH Budidaya menggandeng Asosiasi Asuhan Pemberdayaan Porang Indonesia (Aspeporin) dari Jakarta. Nantinya Aspeporin melakukan pendampingan bagi para petani mulai dari pembibitan hingga masa panen.

"Karena ini merupakan produk tanaman baru jadi kita menggandeng DPD Aspeporin wilayah Madiun yang memang sudah profesional. Sehingga petani tidak perlu bingung mulai dari penanaman hingga masa panen sampai pemasaran, karena selalu diberi pendampingan. Terlebih kita juga berani beralih karena kita tahu hasilnya dan kita langsung bekerjasama, sebab DPD Aspeporin wilayah Madiun ini sudah menjadi pemegang Delivery Order (DO) langsung dari pabriknya," tandasnya.

Diketahui tanaman porang merupakan tanaman umbi-umbian. Di beberapa daerah di Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama iles-iles. Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri untuk kosmetik, pengental, lem, mie ramen, dan campuran makanan.

Tanaman ini baru bisa menghasilkan umbi yang baik pada usia di atas satu tahun sehingga masa panennya cukup lama. Harga porang segar mencapai Rp 4.000/kg. Lalu harga porang yang sudah diolah dan siap ekspor berkisar Rp 14.000/kg. Negara tujuan ekspornya antara lain Jepang, China, Australia, dan Vietnam. Can

 

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…