Panik, Karyawannya Positif Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paula Verhoeven
Paula Verhoeven

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Para selebritis pun rupanya tak luput mengkhawatirkan pandemi Covid-19 ini. Termasuk Paula Verhoeven yang sempat panik karena satu karyawan Baim Wong reaktif Virus Corona yang menyebabkan semua karyawannya harus di rapid test.

Paula sendiripun juga sudah banyak melakukan antisipasi dan pencegahan, mulai menjaga jarak, memakai masker, hingga mengonsumsi vitamin agar tak terkena virus mematikan itu dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sehingga tak heran, banyak yang akhirnya melakukan rapid test bahkan swab test untuk menanggulangi hal-hal yang kurang diinginkan.

Meski cukup ketat dalam menerapkan protokol kesehatan, ternyata salah satu karyawan Baim Wong dan Paula Verhoeven, dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test. Karyawan yang terinfeksi itupun langsung menjalani rapid test karena akan melangsungkan pernikahan.

Karena panik salah satu karyawannya reaktif setelah menjalani rapid test, Baim Wong dan Paula Verhoeven tanpa pikir panjang melakukan swab test. Tak hanya Baim dan Paula, seluruh karyawan dan juga orang terdekat Baim dan Paula juga menjalani swab test.

Dalam tayangan Keluarga Bosque, Paula menceritakan kronologi salah satu karyawannya yang dinyatakan reaktif. Sebelum Baim Wong sekeluarga berlibur ke salah satu pulau, Paula kaget mendapati salah satu karyawannya  yang akan menikah hasilnya reaktif setelah jalani rapid test. "Dua hari sebelum nikah, dia kena (reaktif). Abis itu ada malah baru satu hari yang masuk kerja (karyawan baru). Jadi semua mikir, aduh ini virusnya dari siapa?," ucap Paula Verhoeven menceritakan kronologinya.

"Jadi ternyata setelah itu aku inget. Banyak juga yang reaktif itu kaya satu lingkungan gitu lho. Jadi mejanya depan belakang," ujar Paula.

Namun setelah semua karyawan menjalani swab test dan hasilnya negatif, Paula merasa lega.

Ia juga menjelaskan tentang hasil rapid test yang ternyata tidak selalu valid dengan hasil swab test.

"Jadi sebenernya kita semua tuh paniknya karena kita biasa negatif, negatif, negatif, negatif, terus ada yang reaktif. Tapi ada sisi positifnya juga sih, maksudnya di situ kalau reaktif belum tentu kita positif. Itu lebih kepada badan kita lagi nggak enak, flu, badan kita lagi nggak enak," jelas Paula.

Paula juga mengimbau pentingnya minum vitamin di samping menjaga kesehatan pada situasi seperti ini. dsy/ct3

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…