Bupati Pungkasiadi Janjikan Insentif Untuk Ratusan Nakes Non ASN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi memberikan suntikan semangat kepada ratusan tenaga kesehatan (nakes) non ASN di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Bupati Mojokerto, Pungkasiadi memberikan suntikan semangat kepada ratusan tenaga kesehatan (nakes) non ASN di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Pungkasiadi memberikan suntikan semangat kepada ratusan tenaga kesehatan (nakes) non ASN di Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Motivasi ini terkait upaya pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat di era pandemi Covid -19 ini. 


"Pandemi ini belum berakhir, masyarakat masih membutuhkan edukasi terkait bagaimana cara bertahan dan mengeliminasi wabah ini. Untuk itu berikanlah pelayanan terbaik kepada mereka," pesan Bupati dalam kegiatan dan senam bersama, Senin (31/8) pagi di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. 


Petinggi Pemkab ini menyebut, saat ini perang melawan Covid-19 belum usai. Di Kabupaten Mojokerto saat ini memang grafiknya pelan, tapi angkanya terus naik. 


"Zona kita saat ini oranye (risiko sedang,red), tapi kita harus hati-hati dan jangan sampai 'terpeleset' jadi zona merah lagi (risiko tinggi,red). Saya pribadi sedih jika ada nakes yang terpapar, karena harus berjuang di garda depan," ungkapnya.


Bupati juga memberi apresiasi tinggi terhadap kinerja seluruh nakes di Kabupaten Mojokerto. Sebab, mereka tanoa kenal lelah mengorbankan keselamatan pribadinya untuk melayani masyarakat di garda depan. 


"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada jasa anda semua. Kita akan terus berjuang bersama. Akan ada insentif pada pegawai honorer yang bersinggungan dengan pandemi ini. Saya juga minta, pelayanan terbaik pada masyarakat harus tetap kita utamakan," pesan Bupati. 


Meksi masih bertarung dengan pandemi yang banyak membatasi ruang dan gerak, Bupati mengatakan jika pemulihan ekonomi harus tetap berjalan senormal mungkin. Sebab, ancaman kemerosotan ekonomi sangat mungkin terjadi jika sektor ini tidak segera bergerak dan pulih.  Oleh karena itu, Ia juga mengimbau semua untuk menjaga pola hidup sehat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. 


"Sebenarnya ada salah satu survey yang menyatakan jika 80 persen masyarakat takut pada Covid-19. Namun, kita tidak akan bisa menghindari kemerosotan ekonomi jika kita tidak segera bangkit di tengah situasi ini. Untuk itu, ada adat kebiasaan hidup baru atau new normal. Artinya, kita tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun dengan tetap menjalankan protokol kesehatan agar tidak sampai terpapar. Terapkan juga PHBS, Germas, jaga imun dengan minum vitamin dan olahraga, lakukan terus itu semua. Saya tidak mau ada kluster baru, seperti yang baru-baru ini terjadi pada Ponpes di Banyuwangi," pungkasnya.


Sekedar informasi, selain menggelar senam bersama ratusan nakes di halaman kantor Dinkes Kabupaten Mojokerro. Bupati yang didampingi Sekdakab Hery Suwito, Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi beserta OPD ini juga memberikan bantuan secara simbolis kepada 643 tenaga non ASN. dwy

Berita Terbaru

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan menyiapkan kebijakan khusus bagi UMKM dalam menghadapi aturan wajib h…

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,sebelum dicopot, sempat bilang mencurigai ada oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang …