Wujudkan Pendidikan Bermutu, Kota Mojokerto Resmi Luncurkan SPMB Berbasis 'RAMAH'

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Mojokerto saat sosialisasi SPMB 2026/2027 yang berbasis RAMAH
Walikota Mojokerto saat sosialisasi SPMB 2026/2027 yang berbasis RAMAH

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. 

Peluncuran ini menjadi tonggak utama komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel di Bumi Majapahit. 

Dengan mengusung semangat visi "RAMAH" (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis), sistem baru ini dirancang untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan hak dan akses pendidikan bermutu yang merata tanpa terkecuali.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Agung Moeljono mengatakan, pelaksanaan SPMB tahun ini secara yuridis berlandaskan pada regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, yang diturunkan secara teknis melalui Peraturan Walikota Nomor 10 Tahun 2025 serta Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pedoman Teknis SPMB 2026. 

"Melalui integrasi teknologi mutakhir, proses seleksi jarak domisili kini memanfaatkan penentuan titik koordinat GPS dari rumah calon murid ke sekolah tujuan," jelasnya.

Agung menyebut, langkah ini diambil guna meminimalisasi kesalahan data dan memastikan asas keadilan terjaga secara objektif selama proses pemetaan wilayah atau rayonisasi berlangsung.

Berdasarkan pemetaan data existing, serta dalam rangka menjalankan amanah dari Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 pada Pasal 29, maka Pemerintah Daerah setelah dilakukan verifikasi dan validasi data pada DAPODIK (Data Pokok Pendidikan) terkait ketersediaan sarana prasarana (adanya cukup ruang kelas dan Guru) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, telah menetapkan pagu daya tampung yang proporsional di sekolah negeri. 

"Untuk jenjang SMP Negeri menyediakan daya tampung sebanyak 2.144 siswa yang terbagi ke dalam 67 rombel. Khusus jenjang SMP Negeri, strategi rayonisasi dioptimalkan melalui pembagian tiga wilayah rayon utama, yakni Rayon 1 (SMPN 1, 5, 7, 9) untuk cakupan wilayah Kelurahan Wates, Kedundung, Gununggedangan, Meri, Balongsari, Jagalan, Sentanan, Miji Baru," tegasnya.

Sedangkan, Rayon 2 (SMPN 2, 6) untuk Kelurahan Gedongan, Magersari, Purwotengah, Kauman, Mentikan, Pulorejo. Serta Rayon 3 (SMPN 3, 4, 8) untuk Prajuritkulon, Blooto, Kranggan, Surodinawan, Miji (Selain Miji Baru). 

Untuk jenjang SD Negeri siap menampung sebanyak 1.372 siswa di 49 rombel. Sementara itu, untuk jenjang TK Negeri tersedia daya tampung sebanyak 120 siswa yang tersebar dalam 8 rombongan belajar (rombel).

Masih kata Agung, sistem penerimaan pada jenjang SMP Negeri dilakukan melalui empat jalur meliputi, Jalur Domisili dengan kuota paling sedikit 40 persen dari daya tampung, Jalur Afirmasi sebesar 25 persen yang diperuntukkan khusus bagi warga Kota Mojokerto dari keluarga kurang mampu pemilik KIP/PKH serta penyandang disabilitas, Jalur Prestasi sebesar 25 persen dengan pembagian 7 persen untuk prestasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan 18 persen untuk prestasi kejuaraan Akademik dan Nonakademik dengan prioritas warga Kota Mojokerto, serta Jalur Mutasi tugas orang tua/wali dengan kuota paling banyak 5 persen dari daya tampung. 

"Untuk memberikan apresiasi khusus terhadap bakat anak bangsa, SPMB 2026, kita juga membuka kuota khusus Golden Ticket bagi siswa penghafal Al-Qur'an (Hafidz) sebanyak 3 siswa per sekolah, serta membuka Kelas Olahraga terfokus di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 4 melalui seleksi kompetensi," cetusnya.

Untuk jenjang SD Negeri, kuota didominasi oleh Jalur Domisili paling sedikit 70 persen, disusul Jalur Afirmasi 20 persen dan Jalur Mutasi paling banyak 5 persen dari daya tampung. 

Bagi jenjang TK Negeri, seleksi sepenuhnya menggunakan jalur domisili Kartu Keluarga (KK) serta pemenuhan kriteria usia anak dengan prioritas warga Kota Mojokerto. 

Seluruh proses pendaftaran dan verifikasi berkas kelengkapan administrasi dilakukan secara daring (online) melalui laman https://mojokertokota.spmb.id/ guna memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat luas.

Rangkaian pelaksanaan SPMB 2026 diawali dengan tahap sosialisasi kepada masyarakat sepanjang bulan Mei. 

Selanjutnya, proses pendaftaran secara daring untuk Jalur Non-Domisili (Afirmasi, Prestasi, Mutasi, Kelas Olahraga, dan Golden Tiket) dan pengambilan Token untuk calon murid baru lulusan SD/MI diluar Kota Mojokerto akan dibuka pada tanggal 2 sampai 4 Juni 2026. 

Sementara itu, pendaftaran untuk Jalur Domisili terjadwal pada tanggal 22 sampai 24 Juni 2026. Seluruh rangkaian proses ini bermuara pada dimulainya Hari Pertama Masuk Sekolah dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 13 Juli 2026. 

"Kita mengimbau kepada seluruh orang tua wali murid untuk mengikuti lini masa ini secara saksama demi kelancaran masa depan pendidikan putra-putrinya," pungkasnya. dwi

Berita Terbaru

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…

Masuki Tahap Lelang, Pemkot Madiun Usulkan Perbaikan Jembatan Manguharjo ke Pusat

Masuki Tahap Lelang, Pemkot Madiun Usulkan Perbaikan Jembatan Manguharjo ke Pusat

Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), mengusulkan permohonan perbaikan Jembatan …

Wujudkan Normalisasi Kalianak, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan Terdampak

Wujudkan Normalisasi Kalianak, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan Terdampak

Minggu, 26 Jul 2026 13:58 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka normalisasi Sungai Kalianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menandai sebanyak 70 bangunan di Kecamatan Asemrowo…

Bupati Achmad Fauzi Bersama Jajaran Datang Langsung ke Kementan RI, Kerjasama Percepat Kemajuan Pertanian Sumenep

Bupati Achmad Fauzi Bersama Jajaran Datang Langsung ke Kementan RI, Kerjasama Percepat Kemajuan Pertanian Sumenep

Minggu, 26 Jul 2026 13:56 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya mempercepat Kemajuan dan pembangunan khususnya di sektor pertanian yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…