Adanya Isu Penutupan, Rombongan PT Daop dan Dishub Blitar Dihadang Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Situasi di lokasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu, tampak sejumlah warga menghadang rombongan PT Daop dan Dishub Blitar. SP/Les
Situasi di lokasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu, tampak sejumlah warga menghadang rombongan PT Daop dan Dishub Blitar. SP/Les

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pasca kecelakaan KA Matarmaja dan minibus yang terjadi pada Minggu (30/8) lalu, Tim dari Daop 7 Madiun melakukan pengecekan perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu di lokasi kecelakaan, bersama Dinas Perhubungan Kota Blitar pada Rabu (2/9) pagi sekitar pukul 10.00 WIB di jalan Kolonel Sugiono Kota Blitar, Ngegong Kel Gedog Kec Sananwetan Kota Blitar.

Kedatanganya disambut warga dengan menggelar aksi pasang Poster penolakan, karena warga mendapat isu bahwa pihak Daop 7 Madiun akan melakukan penutupan jalan dengan memasang patok besi di tengah jalan agar tidak bisa dilewati kendaraan roda 4 keatas.

Beberapa warga yang semula hanya melihat kedatangan rombongan Tim Daop 7 Madiun, tiba-tiba semakin banyak berdatangan ke lokasi sambil membentangkan poster penolakan. Menurut keterangan Alex, salah satu warga mendengar kabar jika pihak PT KAI Daop 7 Madiun akan menutup jalan. 

"Untuk itulah kami dan warga lainya berdatangan ke sini untuk  menolak penutupan ini," ujar Alex.

Alasan penolakan itu, karena Jl. Kolonel Sugiono merupakan jalur alternatif angkutan menuju pasar hewan, ada sekolah dan perkantoran juga perkampungan warga yang padat penduduk. Jika ditutup, harus memutar jauh melewati Jl. Imam Bonjol atau Jl. Kalimantan.

Tak lama setelah Tim Daop 7 Madiun tiba di lokasi terlebih dahulu, Kadishub Kota Blitar, Priyo Suhartono juga datang dan langsung berdialog dengan Kadaop 7 Madiun, Joko Widagdo bersama Lurah Gedog dan Camat Sananwetan. Dalam dialog tersebut disepakati tidak ada penutupan Jl. Kolonel Sugiono, serta akan ditugaskan petugas jaga perlintasan sebidang KA dari Dishub dan warga sekitar.

Disampaikan pihak Daop 7 Madiun melalui Manager Humas, Ixfan Hendriwintoko jika kedatangan ke lokasi ini merupakan tindak lanjut, pertemuan sebelumnya dengan Dishub Kota Blitar. 

"Bukan untuk menutup jalan ya, karena penutupan pilihan terakhir yang dilakukan jika tidak ada tindakan dari Dishub setempat dalam menjaga keamanan dan keselamatan di perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu. Sebab sesuai aturan, yang bertanggung jawab atas perlintasan sebidang KA adalah daerah dalam hal ini Dishub Pemkot Blitar," tutur Ixfan.

Juga Ixfan menegaskan jika nanti izin pembangunan palang pintu di 5 titik perlintasan sebidang KA disetujui, pihaknya berharap Dishub mencegah muncul perlintasan sebidang KA lainnya.

Sementara Kadishub Kota Blitar, Priyo Suhartono ketika dikonfirmasi mengatakan jika kedatangan Tim Daop 7 Madiun ini merespon laporan dari Dishub Kota Blitar, atas kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang KA tanpa palang pintu di Jl. Kolonel Sugiono, Minggu (30/8/2020) lalu. "Jadi kedatangan kesini bukan untuk menutup jalan, tapi melihat langsung kondisi perlintasan sebidang KA yang tanpa palang pintu yang ada di wilayah Kota Blitar," kata Priyo.

Diungkapkan Priyo pihaknya sudah mengajukan izin atau rekomendasi pembangunan palang pintu perlintasan sebidang KA, kepada Dirjen KA Kemenhub sejak 2019 lalu untuk 7 titik. "Namun setelah dilakukan kajian oleh Dishub Provinsi Jatim, yang disetujui 5 titik. Anggaran dari APBD Kota Blitar sebesar Rp 4 miliar juga sudah siap, tinggal menunggu rekomendasi dari Kemenhub saja," ungkapnya. Les

 

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …