BPJS Watch Jatim : BSU untuk Dukung Daya Beli Pekerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono.
Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peluncuran Bantuan Subsidi Upah (BSU) oleh Presiden Jokowi tanggal 27 Agustus 2020 lalu merupakan dukungan nyata Pemerintah untuk pekerja formal yang memiliki upah di bawah Rp 5 juta.

Setelah pekerja aktif yang memiliki upah di atas PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) diberikan insentif pajak penghasilan PPh21 sejak April 2020, dan Program Kartu Pra Kerja untuk pekerja yang mengalami PHK dan pencari kerja dan pekerja informal yang terganggu usahanya, saat ini ada BSU untuk pekerja aktif dan bantuan untuk usaha mikro.

Pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, per 30 Juni 2020, yang membayar iurannya dengan basis upah di bawah Rp 5 juta secara otomatis mendapatkan BSU, walaupun pihak perusahaan menunggak iuran.

"Jadi pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan bahwa pekerja yang menerima BSU adalah pekerja yang aktif membayar iuran adalah tidak tepat. Perusahaan yang menunggak iuran di BPJS Ketenagakerjaan pun, misalnya bulan Maret hingga Juni 2020, maka pekerjanya tetap dinyatakan sebagai peserta aktif yang berhak mendapatkan BSU," ujar Ketua BPJS Watch Jawa Timur, Arief Supriyono melalui keterangan tertulis yang diterima Surabaya Pagi, Jumat (4/9/2020).

Lanjut Arief, jika ukuran penerima BSU adalah pekerja yang aktif membayar iuran, maka akan banyak pekerja tidak mendapatkan BSU karena menunggak iuran walaupun terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Faktanya sudah banyak perusahaan yang menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan di masa pandemi Covid-19 ini. Oleh karenanya justru pekerja yang iurannya tertunggak inilah yang diprioritaskan dapat BSU karena perusahaannya terdampak Covid-19.

"Saya khawatir Menteri Ketenagakerjaan tidak memberikan informasi lengkap kepada Pak Presiden sehingga Presiden menyatakan bahwa penerima BSU adalah pekerja yang aktif membayar iuran," ungkapnya.

Percepatan Eksekusi BSU

Dengan BSU ini diharapkan daya beli pekerja dapat meningkat dan akan mendukung peningkatan konsumsi agregat sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi positif.

"Diharapkan dengan mengeksekusi BSU, kartu prakerja, bantuan usaha mikro, serta bantuan sosial lainnya serta masyarakat menengah ke atas mau belanja (tidak menahan uang) maka pertumbuhan  ekonomi di kuartal III-2020 bisa menjadi positif, walaupun Bu Menkeu memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III sekitar minus 2 persen sampai nol," kata Arief.

Oleh karenanya dibutuhkan percepatan eksekusi SBU yaitu dengan mempercepat proses validasinya sehingga setiap minggu bisa ditransfer 4 - 5 juta rekening peserta, sehingga di minggu ketiga September tahap pertama selesai.

Namun, dirinya juga mengatakan persoalan yang menghambat percepatan eksekusi BSU ini adalah masih ada sekitar 1,6 jutaan rekening yang belum terkumpul, masih ada rekening yang sudah tidak aktif, salah kirim nomor rekening (rekening istri yang dikirim), dan sebagainya.

Menurutnya, persoalan ini tentunya harus dicarikan solusi dengan segera agar tidak menghambat eksekusi BSU di September ini. Terkait sekitar 1,6 juta nomor rekening yang belum terkumpul, lakukan mitigasi dengan mengumumkan ke peserta BPJS Ketenagakerjaan agar yang belum mengirim nomor rekening bisa mendatangi cabang-cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan membawa identitas dan nomor rekening sehingga bisa dipercepat pengumpulannya.

Untuk mengantisipasi adanya pekerja yang belum memiliki nomor rekening maka BSU dapat disalurkan via kantor pos. Dengan nama, alamat pekerja serta perusahaan yang terdata di BPJS Ketenagakerjaan maka pekerja bisa dihubungi untuk mengambil BSU di kantor pos terdekat. (adt) 

 

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Pemkot Surabaya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Nasional dari Kemendagri dan Kemen PKP

Minggu, 30 Agu 2026 14:10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan menyabet tiga…

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, Pemdes Kendalsewu Gelar Jalan Sehat Berhadiah

Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak, Pemdes Kendalsewu Gelar Jalan Sehat Berhadiah

Minggu, 30 Agu 2026 14:01 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Semarak jalan sehat sadar pajak digelar di Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, pagi ini, Mingu (30/8/2026). Acara yang dikemas dalam…

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp60 Ribu

Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp60 Ribu

Minggu, 30 Agu 2026 13:56 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dipicu ketersediaan cabai di sejumlah pasar tradisional yang menipis, mengakibatkan harga cabai rawit di sejumlah pasar…

Lewat ‘AKU Hatinya PKK’, Pemkab Bangkalan Siap Perkuat Ketahanan Pangan

Lewat ‘AKU Hatinya PKK’, Pemkab Bangkalan Siap Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 30 Agu 2026 12:35 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Melalui lomba 'AKU Hatinya PKK/ Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman' terus digencarkan Pemerintah…

Meriahkan ‘Madiun Menari 2026’, Pemkot Gencar Kenalkan Seni Tari Beksan Parisuko

Meriahkan ‘Madiun Menari 2026’, Pemkot Gencar Kenalkan Seni Tari Beksan Parisuko

Minggu, 30 Agu 2026 12:24 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka memeriahkan acara "Madiun Menari 2026" yang melibatkan sekitar 5.000 penari dari berbagai unsur masyarakat mulai…

Ditarget Rampung 2027, Pemkab Sidoarjo Siapkan Perluasan Akses KDKMP Ngingas

Ditarget Rampung 2027, Pemkab Sidoarjo Siapkan Perluasan Akses KDKMP Ngingas

Minggu, 30 Agu 2026 12:16 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah mempersiapkan perluasan, dan pembangunan akses jalan menuju Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Ngingas, Kecamatan…