SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto menggelar rapat monitoring dan evaluasi bersama Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) Subkorwil Mojokerto dan Jombang, di Kota Batu, Jumat (5/12).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Imam Haryono Safii menjelaskan, kegiatan ini diadakan dalam rangka memberikan perlindungan optimal bagi seluruh pekerja dari kelalaian perusahaan di dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain itu menindaklanjuti kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur khususnya Wasnaker Mojokerto dan Jombang dalam implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
"Kita imenyampaikan apresiasi pada Wasnaker atas pengawasan terpadu yang telah dilakukan di tahun 2024 dan 2025. Dukungan dari Pengawas Ketenagakerjaan dalam optimalisasi perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini sangatlah penting," tegasnya.
Imam berharap kedepannya kolaborasi ini terus berjalan dengan baik untuk mewujudkan universal coverage kepesertaan demi kesejahteraan pekerja.
“PR kita saat ini adalah jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang ada sama dengan jumlah pekerja di seluruh Mojokerto dan Jombang. Namun, kenyataannya tidak demikian, masih banyak pekerja yang belum menjadi peserta. Kami ingin semua pekerja terlindungi. Oleh karena itu, mari kita terus berkolaborasi agar hasilnya maksimal,” tutup Imam. dwi
Editor : Redaksi