Ditolak Bareskrim, PPMM Laporkan Puan ke MKD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah berdiskusi alot dengan penyidik kepolisian, akhirnya bareskrim polri menolak laporan terhadap ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan alasan belum memenuhi unsur.

"Kedatangan kita diterima dengan baik, kita diskusi sangat alot. Secara kesimpulan, laporan kita tidak memenuhi unsur," kata Ketua PPMM David di Mabes Polri, Jumat (4/9).

David mengaku tak kecewa dengan penolakan laporan tersebut. Sebab, menurutnya, hal itu merupakan kewenangan dari pihak kepolisian.

"Kita sebagai warga negara tugasnya hanya melapor. Kalau diproses atau tidak, itu hak polisi," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum PPMM, Khoirul Amin menyatakan dalam diskusi yang berlangsung cukup lama itu, penyidik mempermasalahkan barang bukti yang disertakan dalam laporan tersebut.

Salah satu bukti yang dibawa adalah screenshot atau tangkapan layar pemberitaan media daring.

Menurut penyidik, kata Khoirul, barang bukti tersebut merupakan produk jurnalistik, sehingga tidak bisa diterima.

"Kita mendiskusikan panjang, Mabes Polri sudah MOU dengan Dewan Pers, yang mana kalau produk jurnalis harus ada rekomendasi dari Dewan Pers," ucap Khoirul.

David menambahkan, meski ditolak ia mengaku tak kecewa. Pasalnya, pihaknya akan menyiapkan Langkah selanjutnya yakni dengan membuat laporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

"Yang jelas kalau ditolak saya nggak baper [terbawa perasaan] sih, ada langkah-langkah setelah ini kita akan ke MKD," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani dilaporkan ke polisi oleh persatuan pemuda Pancasila mahasiswa minang (PPMM) ke badan reserse kriminal (Bareskrim) polri berkaitan dengan pernyataan Puan yang berharap agar Sumatera Barat menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila.

"Melaporkan saudari Puan Maharani yang mana dia Ketua DPR RI pada kesempatan yang lampau telah menghina masyarakat Sumatera Barat," kata Ketua PPMM, David di Bareskrim Polri, Jumat (4/9).

Dalam pelaporannya, PPMM sejumlah barang bukti diantaranya flashdisk berisi rekaman suara Puan, tangkapan layar atau screenshot pemberitaan media daring, dan sejumlah lampiran lainnya.

 

 

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…