Giring Ambil Tas Sabu, Malah Keluarkan Parang, Dor!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jenazah F, pemasok narkoba yang ditembak mati Polrestabes Surabaya di kamar mayat RSU dr Soetomo, Sabtu (12/9/2020) malam.

SP/Septyan
Petugas mengevakuasi jenazah F, pemasok narkoba yang ditembak mati Polrestabes Surabaya di kamar mayat RSU dr Soetomo, Sabtu (12/9/2020) malam. SP/Septyan

i

 

Kisah Nekad Pemasok Sabu 8 Kopor yang Tewas

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Unit Idik I Satnarkoba Polrestabes Surabaya terpaksa menembak mati bandar narkoba berinisial F (32), yang menjadi pemasok sabu di beberapa kota besar di Jawa Timur.

"Kami dari Polrestabes Surabaya, ada beberapa yang kita amankan. Namun ada satu yang melawan petugas. Dengan sangat prihatin (Ditembak mati)," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian di RSU dr Soetomo Surabaya, Sabtu (12/9/2020).

Tindakan tegas terukur itu dilakukan lantaran sang bandar menyerang polisi dengan senjata tajam jenis parang, Sabtu (12/9/2020) tengah malam atau Minggu dinihari WIB. 

"Awalnya kita giring untuk mengambil tas yang disimpan pelaku di tempat tersembunyi. Saat pelaku mengambil tas, ternyata di dalam tas ada sajam yang disiapkan pelaku. Kami sudah berikan tembakan peringatan ke udara, tetapi tersangka malah menyerang anggota dengan parang. Karena membahayakan nyawa anggota, kami berikan tindakan tegas terukur," tambahnya.

Dari sang bandar, anggota unit Idik I yang dipimpin AKP Kennardi berhasil menyita narkoba jenis sabu dengan berat puluhan kilogram yang disimpan 8 koper dan satu dus. Terkait berat pastinya, polisi masih menunggu penghitungan. “Barang bukti masih kita hitung. Ada puluhan kilogram barang bukti,” ungkap Memo.

Ia menjelaskan pihaknya saat ini masih menelusuri dari mana asal puluhan kilogram narkoba yang dimiliki pelaku F dan komplotannya. Pihaknya akan bekerja sama dengan Polda Jatim, Polda Metro Jaya hingga Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat (BNN-nya AS).

"Kami akan koordinasi dengan Polda Jatim, Polda Metro Jaya atau Mabes. Bahkan nanti akan ada DEA yang akan bekerjasama dengan kami," sambungnya.

Memo menerangkan, penangkapan F merupakan hasil pengembangan dari kasus 17 Kilogram sabu-sabu. Sedangkan tugas F adalah mengatur pasokan sabu-sabu beberapa kota besar di Jawa Timur. Beberapa wilayah yang dipasok sabu oleh tersangka diantaranya Surabaya, Malang, Pasuruan dan kawasan Madura.

Satreskoba saat ini masih terus bergerak mengejar pelaku level 2 dan level 1. Di lebel tersebut merupakan bandar utama. Apalagi pelaku yang ditembak mati ada kaitannya dengan kasus narkoba yang sebelumnya dikejar satresnarkoba. "Perannya level 3, dia itu yang menyediakan baik dari Madura, Malang, Surabaya, Pasuruan, dia yang nyediakan," imbuhnya.

Dalam kasus ini polisi juga menangkap komplotan F, ketiga pelaku ini diduga merupakan jaringan internasional. Rencananya dalam waktu dekat, Kapolrestabes Surabaya akan merilis para pelaku beserta barang bukti. tyn

Berita Terbaru

KONI Kota Kediri Resmi Ajukan Menjadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

KONI Kota Kediri Resmi Ajukan Menjadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

Kamis, 25 Jun 2026 07:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri secara resmi mengajukan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga P…

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong inovasi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah…

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang  dengan Sajam

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang dengan Sajam

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dugaan aksi main hakim sendiri yang menyeret nama AF, putra seorang Ketua PCNU di Pontianak, kini menjadi perhatian publik. AF d…

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo dalam memperkuat iklim usaha dan i…

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta di kantor Badan Kepegawaian Negara (…

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Sidoarjo Sikat Habis Rokok Ilegal! Wabup Mimik Idayana Pimpin Pemusnahan 9 Juta Batang Rokok Senilai Rp13,5 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Sidoarjo terus m…