Mulai Hari Ini, Gak Pakai Masker Siap-siap Disanksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menghukum para pelanggar dengan hukuman push up. SP/Jemmy
Petugas menghukum para pelanggar dengan hukuman push up. SP/Jemmy

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam upaya menekan angka korban positiv Covid 19 di Surabaya, Polrestabes Surabaya menggelar Operasi Yustisi penindakan disiplin protokol kesehatan di lima titik lokasi secara serentak dimulai dari jam 06.00 Wib.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M. Akhyar mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) No.06 tahun 2020 terkait penanganan dan pencegahan penularan Covid-19. Tidak hanya jajaran kepolisian, operasi ini juga melibatkan TNI, Satpol PP dan instansi terkait.

"Hari ini secara serentak dilaksanakan yaitu, yang pertama di Depan Cito (Gayungan), kedua di Merr arah Sidoarjo, ketiga di Benowo arah Rungkut, kemudian di Depan KBS (Kebun Binatang Surabaya), kemudian terakhir di Depan Gubernuran (Jalan Dukuh Pahlawan),” jelas AKP M. Akhyar, Senin (14/09/2020).

Dalam operasi tersebut, lanjut Akhyar, petugas gabungan merazia warga yang tidak memakai masker.

Dari hasil operasi yustisi tersebut, petugas melakukan tindakan berupa penyitaan 3 KTP dan 7 teguran, kemudian di Cito menahan 16 KTP dan 13 lembar surat teguran dan yang di 3 tempat lainnya masih belum melaporkan jadi kita masih menunggu hasilnya.

"Yang melanggar kita masih tidak menyita KTP dan tindakan fisik seperti push up. Untuk denda Rp 250 masih belum dilakukan," kata Akhyar. 

Akhyar menambahkan, kegiatan ini akan dilakukan setiap hari sebagaimana Inpres No.06 Tahun 2020 dan juga Pergub No.02 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan daerah Provinsi Jawa Timur No. 01 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Untuk itu, ia menghimbau agar masyarakat patuh protokol kesehatan atau mendapatkan sanksi. Jem

 

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…