Janda Ditemukan Tewas Telanjang, Polisi Tunggu Visum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat berada di lokasi penemuan jenazah janda dalam kondisi telanjang yang diperkirakan telah meninggal sejak Sabtu (12/9).
Petugas saat berada di lokasi penemuan jenazah janda dalam kondisi telanjang yang diperkirakan telah meninggal sejak Sabtu (12/9).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Warga Dusun Sukorame, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto setelah ditemukannya jenazah janda berinisial YS (42) di dalam kamar dalam kondisi telanjang.

Dari penuturan warga sekitar, korban diketahui tinggal sendiri di rumah setelah suaminya meninggal dunia 7 hari sebelumnya.

Kapolsek Jetis Kompol Suharyono mengatakan, penemuan mayat korban bermula dari kecurigaan tetangganya, yang mencium bau busuk dari tempat tinggal korban. Warga selanjutnya memeriksa tempat tinggal korban untuk mencuri sumber bau busuk tersebut. Ternyata bau tersebut berasal dari dalam jasad korban yang sudah membusuk di dalam kamar rumahnya.

"Kami menerima laporan dari warga ada bau menyengat dari dalam rumah, warga mengecek ke dalam rumah korban menemukan mayat korban. Kami datang ke TKP bersama Satreskrim, Inafis Polres Mojokerto Kota dan petugas Puskesmas melakukan pengecekan," kata Suharyono di lokasi, Selasa (15/9).

Ia menjelaskan, mayat korban ditemukan di dalam kamar rumahnya dengan posisi terlentang. Jasad ibu satu anak ini berada di lantai tepat di sebelah tempat tidurnya.

Dengan kondisi jasad yang mengeluarkan bau busuk, diperkirakan korban telah meninggal dunia 3 hari sebelumnya, yakni pada Sabtu (12/9). Perkiraan tersebut juga dikuatkan oleh penuturan warga sekitar yang mengatakan lampu rumah korban sejak sabtu malam selalu padam.

"Korban diperkirakan sudah meninggal tiga hari yang lalu. Karena kondisi mayat sudah lebam di bagian atasnya. Saksi juga melihat lampu rumah korban tidak menyala sejak Sabtu malam," jelasnya.

Sementara itu, pihak kepolisian memastikan tidak ada barang apapun yang hilang dari rumah korban. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, jenazah korban visum di kamar jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg. “Barang-barang korban tidak ada yang hilang. Nanti kita tunggu hasil pemeriksaan jenazah,” pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Sodik Efendi menuturkan, korban selama ini hanya ibu rumah tangga. Korban bekerja serabutan sejak suaminya meninggal.

"Dia kerjanya serabutan sejak suaminya meninggal satu minggu yang lalu. Suaminya meninggal karena sakit," jelasnya.

Selain menunggu hasil visum, petugas kepolisian juga telah memeriksa 4 saksi terkait tewasnya YS.

"Saksi yang kami periksa sementara 4 orang. Yaitu tetangga dekat korban, tetangga jauh, termasuk orang yang pertama kali mencium bau menyengat dari rumah korban," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Sodik Efendi.

Dari penuturan warga, sejak suaminya meninggal korban tak tampak keluar rumah.

Berita Terbaru

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari p…

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…