Reses Jadi Ajang Kampanye, Armuji Dinilai Tak Beretika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beredar gambar viral Armuji menggelar reses II tahun 2020 di RM Bebek dan Cafe Alas Daun pada Rabu (16/9). SP/ Alqomaruddin.
Beredar gambar viral Armuji menggelar reses II tahun 2020 di RM Bebek dan Cafe Alas Daun pada Rabu (16/9). SP/ Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Bakal calon wakil wali kota Surabaya Armuji terus menerus mendapat penilaian miring. Setelah dinilai menggunakan fasilitas negara dalam sosialisasi pencalonannya di Pilwali Surabaya, kali ini Armuji dikritik karena masih menggelar reses DPRD Provinsi Jawa Timur.

Beredar gambar viral Armuji menggelar reses II tahun 2020 di RM Bebek dan Cafe Alas Daun pada Rabu (16/9). Di sana Armuji hadir masih menggunakan baju sebagai anggota DPRD Jawa Timur, padahal beberapa waktu lalu Armuji bersama Eri Cahyadi mendaftar ke KPU Surabaya, tidak hanya itu tim penghibur di acara reses itu semua mengunakan kaos bertuliskan Eri-Armuji, padahal itu agenda serap aspirasi yang menjadi program resmi wakil rakyat di DPRD jatim .

Atas fakta ini, Pengamat Sosial Politik Unesa Agus Mahfud Fauzi memandang secara etika tidak pantas. Sebab, Armuji sudah mendaftar ke KPU sebagai bakal calon kontestan Pilwali Surabaya 2020 yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang."Secara etika kurang pas," ujarnya, Kamis (17/9/2020) petang. 

Mantan komisioner KPU Jawa Timur ini memandang, secara regulasi tidak menyalahi aturan. Karena Armuji masih sebatas bakal calon, belum ada penetapan sebagai calon dari KPU Surabaya. Artinya masih ada kemungkinan gagal jika tidak memenuhi syarat.

"Ini menurut saya harus diklarifikasi, apakah dia menyelesaikan programnya yang sudah direncanakan atau yang lain," ucapnya.

Namun, alangkah tidak pantas ketika reses Armuji disisipkan sosialisasi pencalonannya di Pilwali Surabaya. Sebab, reses didanai oleh negara untuk menampung aspirasi masyarakat, tidak seharusnya uang negara disalahgunakan, Oleh karenanya, reses dan sosialisasi pencalonan harus benar-benar dibedakan. 

"Publik sudah tahu dia daftar ke KPU, yang menilai nantinya publik. Kalau sosialisasi (pencalonan) saat reses itu kurang pas. Karena posisinya dia sebagai anggota dewan," tandasnya.Alq

 

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …