Proyek PL Rehab Jalan Dikerjakan Secara Awur-Awuran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek pemeliharaan jalan Desa Lowayu - Petiyin Tunggal dalam pengerjaan. SP/ AIDIT
Proyek pemeliharaan jalan Desa Lowayu - Petiyin Tunggal dalam pengerjaan. SP/ AIDIT

i

 

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pegiat antikorupsi Charif Anam menyayangkan pihak Dinas Pekerjaaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik yang tidak mengindahkan laporannya mengenai ketidakberesan pengerjaan proyek pemeliharaan jalan di wilayah Gresik Utara.

"Saya sudah melaporkan ke pihak DPUTR melalui Pak Femmy Husada yang membidangi pemeliharaan jalan tapi tidak direspons. Laporan saya hanya dibaca," kata Charif, kesal.

Proyek yang dimaksud Charif adalah pengerjaan pemeliharaan jalan antara Desa Lowayu sampai Desa Petiyin Tunggal, Kecamatan Dukun, Gresik. Atau lokasi tepatnya di Dusun Bulangan.

Dari hasil pengamatan Charif di lapangan pada 22 September lalu menunjukkan bahwa proyek pemeliharaan jalan tersebut dikerjakan secara awur-awuran.

"Material yang digunakan campuran pasir, koral dan tanah  lempung," ungkap pria yang juga ketua LSM Ilham Nusantara tersebut.

Melihat kejanggalan di lapangan itu, Charif lantas menegur sekaligus melaporkannya ke pemilik proyek, yakni ke Bidang Bina Marga DPUTR Gresik melalui Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan, Femmy Husada. Namun hingga kini belum memperoleh jawaban.

Charif menilai, ada pembiaraan terhadap pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB.

"Bagaimana pembangunan bisa baik kalau pimpro diingatkan saja tidak mau, buat apa ada RAB kalau RAB tidak menjadi acuan pekerjaan. Ada  ketidaksesuaian tapi dibiarkan, ataukah memang terjadi kesepakatan bersama antara pimpro dengan pemborong sehingga ketidaksesuaian material dibiarkan dan ataukah memang ada kesepakatan bagi-bagi keuntungan sehingga tidak ada perbaikan atas material yang digunakan, dan ataukah memang sengaja ada serangkaian perencanaan dalam pembangunan menyalahi RAB sehingga bangunan tersebut tidak kuat dan segera dianggarkan kembali. Dengan demikian keuntungan yang bakal didapat akan semakin besar prosentasenya," beber Charif secara lantang dan kesal.

Charif berjanji akan mengawal terus pengerjaan pemeliharaan jalan itu sampai ada perbaikan sesuai perencanaan awal (RAB).

Untuk diketahui, proyek rehab jalan ini dibiayai oleh APBD Gresik 2020 dengan anggaran Rp 195.924.000. Pengerjaannya menggunakan metode penunjukan langsung. Dengan masa pengerjaan 60 hari. SPK-nya turun sejak 18 Agustus lalu.

Perusahaan pelaksana yang ditunjuk adalah CV Reksadana Mudah, dengan konsultan pengawas CV Maja Design Utama. did

Berita Terbaru

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Layanan Uji KIR Drive True Dishub Sidoarjo Semakin Cepat Dan Praktis

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui…

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Geliatkan Ekonomi Petani, Pemdes Kedungbocok Kebut Betonisasi JUT

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

Senin, 05 Okt 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur pertanian…

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Digadang-gadang Jadi Penguat Ekonomi, Proyek Greenhouse Desa Singkalan Mangkrak dan Beralih Jadi Kandang Kambing

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Fasilitas pertanian modern berupa greenhouse budidaya melon di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, kini…

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Warga Tak Mampu Kena Denda Listrik Rp1,2 Juta, Cak Yebe: Kalau Tak Ada Kebijakan, Saya Bayar

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

Senin, 05 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendapat keluhan dari seorang warga kurang mampu terkait denda listrik…