Basket Dilarang, Sepakbola Piala Armudji Boleh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Suasana Sepakbola Piala Armuji di Lidah Kulon. SP/ Riko Abdiono
Suasana Sepakbola Piala Armuji di Lidah Kulon. SP/ Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - KetegasanPemkot Surabaya dalam menerapkan protokol kesehatan tengah disorot. Ini seiring pembiaran turnamen sepak bola yang digelar oleh Calon Wakil Wali (Cawawali) Kota Surabaya, Armuji. Tapi disisi lain, Pemkot Surabaya menolak pengajuan izin penyelenggaraan lanjutan kompetisi basket nasional, IBL.
 
Seperti diketahui, calon Cawawali Armuji sudah sejak Jumat (25/9/2020) menggelar turnamen sepak bola bertajuk Armuji Cup. Turnamen itu tak mengantongi rekom dari Asosiasi PSSI Kota Surabaya (Askot). Armuji Cup digelar di Lapangan Persada, Lidah Kulon dengan menghadirkan penonton.
 
Pada media, Ketua Askot PSSI Surabaya Mauritz Bernhard Pangkey mengatakan, panitia Armuji Cup nekat menggelar turnamen meskipun tak mengantongi rekomendasi dari Askot. Askot sendiri tak bisa memberikan rekom karena panitia hanya melampirkan bukti tanda terima dari Pemkot Surabaya dan Kepolisian. “Padahal untuk bisa menggelar turnamen di tengah pandemi seperti ini harus ada surat dari Gugus Tugas Covid-19,” kata Mauritz.
 
Nah, tidak ditindaknya Armuji Cup itu mematik reaksi dari anggota komisi D DPRD Surabaya, yang selama ini menjadi mitra Dinas Pemuda dan Olahraga. Anggota Komisi D DPRD Surabaya Juliana Eva Wati mengaku kaget membaca berita bahwa Pemkot Surabaya membiarkan turnamen sepak bola yang digelar dengan kehadiran penonton.
 
“Awalnya saya baca berita, setelah saya cek ternyata benar adanya. Saya sangat menyayangkan hal ini. Ini memperlihatkan Pemkot Surabaya tak tebang pilih dalam menegakkan aturan,” kata legislator yang biasa disapa Jeje itu.
 
Apalagi sebelumnya dia juga mendapatkan laporan bahwa Pemkot Surabaya secara resmi menolak permohonan digelarnya lanjutan kompetisi basket nasional IBL di Surabaya. Selain itu, lanjutan kompetisi IBL itu juga digelar tanpa penonton. Hanya beberapa game saja yang rencananya dimainkan di Surabaya. Tak hanya itu, IBL menyiapkan lanjutan kompetisi itu juga dengan protokol kesehatan yang sudah diketahui Gugus Tugas Covid-19. 
 
Padahal, kalau IBL jadi digelar di Surabaya, salah satu tim basket asal Surabaya Louvre bisa lebih diuntungkan. Sebab mereka bertanding di kandang sendiri. Louvre sendiri lolos ke babak semifinal.
 
“Kalau IBL yang tanpa penonton dan sudah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas ditolak dengan dasar Perwali (Peraturan Wali Kota Surabaya), kok turnamen sepak bola yang seperti itu dibiarkan?” tanyanya.
 
Jeje berharap Pemkot dan Polisi obyektif menerapkan aturan yang sudah dibuat. Apalagi penyelenggara turnamen sepak bola yang dibiarkan itu merupakan salah satu kontestan pilkada.
 
“Ini jadi contoh buruk di masyarakat. Pemkot yang harusnya mengedepankan kepentingan kesehatan masyarakat, kok malah membiarkan adanya kegiatan yang berpotensi menjadi penularan virus?” ujarnya. rko

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…