Mobil Paslon Berisi Ceceran Uang, Pelaku Ngaku Cuma Iseng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screenshot video viral mobil berisi ceceran uang seratusan ribu.
Screenshot video viral mobil berisi ceceran uang seratusan ribu.

i

Dugaan Money Politic di Pilbup Mojokerto

 

 SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto-Kasus dugaan politik uang dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, makin terkuak. Pemilik mobil, Najib Al Falaq, diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto selama 1,5 jam. Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto ini, dicecar 52 pertanyaan. Berikut ini pengakuan Najib yang mengejutkan;

 

Najib adalah pemilik mobil Daihatsu Xenia nopol S 1012 SC warna putih yang dibranding gambar pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, berisi penuh uang pecahan Rp100 ribuan.  Ia datang ke kantor Bawaslu Kabupaten Mojokerto di Jalan Raya Desa Bangsal, Kecamatan Bangsal. Uniknya, saat ditanya apa motif dia menebar uang dalam mobil, jawabannya tak meyakinkan. Ia mengaku hanya  iseng karena senang mendapatkan uang hasil kerjanya untuk melunasi pembayaran rumah.

Pasca diperiksa Bawaslu, Najib pun menjawab pertanyaan sejumlah wartawan. “Saat itu tidak ada motivasi lain, hanya iseng-iseng. Karena saya euforia, saya merasa bahagia karena uang saya terbayar dari hasil kerja. Uang hasil pekerjaan dan uang itu akan saya gunakan untuk pelunasan pembelian rumah Rp60 juta, tidak ada kaitannya sama sekali (Ikbar),” ungkapnya, kemarin.

Masih kata Najib, yang membuat video adalah temannya dan memang uang sebesar Rp60 juta tersebut dibuat tercecer. Hasil video tersebut kemudian dibagikan ke grup whatsapp (WA) keluarganya, Kamis (1/10/2020). Meski mengaku tak berniat memviralkan video tersebut, namun video itu juga dikirim ke grup Tim Pemenangan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar).

Menurutnya, video tersebut tidak ada manfaatnya karena uang itu merupakan miliknya pribadi dan untuk kepentingan pribadi. Namun ia mengaku kaget karena video tersebut ternyata dikirim ke luar grup sehingga viral. Bahkan Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim yang merupakan ayah Muhammad Al Barra memanggilnya.

“Mobil itu saya coret-coret sendiri supaya teman-teman tim pemenangan semangat. Supaya tampil beda dengan lainnya. Tidak menyangka sama sekali, Jumat malam video ini viral. Entah siapa yang memviralkan. Video saya bikin di Desa Brayu Wetan, Kecamatan Dawarblandong. Iya (dipanggil Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim ayah Muhammad Al Barra), dimarah-marahi,” urainya.

Menurutnya, ia sudah punya inisiatif untuk menarik video tersebut dari grup WA Tim Pemenangan. Namun ia mengaku tidak tahu jika video tersebut keluar dari grup WA Tim Pemenangan hingga akhirnya viral. Meski sempat dipanggil KH Asep Saifuddin Chalim karena video tersebut, ia mengaku masih dilibatkan dalam Tim Pemenangan Ikbar dan akan tetap membantu semaksimal mungkin.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Ashat mengatakan, pemanggilan ini karena pihaknya ingin menggali informasi sedetail mungkin terkait video yang viral itu. “Ada uang, ada kendaraan yang identik dengan salah satu pasangan calon. Jadi kami tadi menyampaikan, ada 52 pertanyaan dan sudah dijawab seadanya, sesuai dengan fakta,” urainya.

Selasa (6/10/2020) , ia akan menggelar rapat pleno dengan jajaran Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto berkaitan dengan hasil klarifikasi yang dilakukan tersebut. Aris menambahkan jika ditarik ke pelanggaran, tentunya ada peristiwa yang bertentangan melawan hukum dalam video itu. Namun hasilnya akan ditentukan dalam rapat pleno bersama jajaran Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Selasa besok.

“Besok rapat, apa yang sudah kita gali malam ini akan kita bawa ke rapat pleno dengan jajaran Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto. Nanti memenuhi unsur atau tidak, itu soal nanti. Pada prinsipnya kami memanggil yang bersangkutan, mengundang yang bersangkutan untuk kita mintai keterangan sesuai fakta sedetil mungkin, ini yang akan tentukan dalam rapat pleno. Alasannya iseng,” tegasnya. dwy

Berita Terbaru

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di D…

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Jember - Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai…

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saksi Kepala Seksi Bidang PSDA Dinas PUPR Kota Madiun, Sri Teguh Sumaryanto, mengungkap di persidangan bahwa dirinya kerap m…

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan penguatan sinergi ini menjadi strategi penting dalam menciptakan ekosistem perbankan…

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Fenomena El Nino telah aktif dan diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah…

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana meminta adanya penekanan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah…