Karyawan Toko Parfum Gelapkan Barang Toko

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani di dampingi Kasat Reskrim AKO.Deni Kristiyan dan Kasubag Humas AKP.Imam Subchi menunjukkan BB. SP/Les
Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani di dampingi Kasat Reskrim AKO.Deni Kristiyan dan Kasubag Humas AKP.Imam Subchi menunjukkan BB. SP/Les

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pagar makan tanaman, pepatah ini  menghantarkan IW (32) di balik jeruji tahanan Polres Blitar setelah ditangkap Unit Buser Polres Blitar pada tanggal 7 Oktober 2020 malam di rumahnya.

Warga desa Jatitengah Kec.Selopuro ini di tangkap Buser Polres Blitar atas laporan Titis Satriya Kusuma (37) pemilik Toko Parfum Juta Aroma yg beralamat di desa Pandanarum Kec.Sutojayan Kab.Blitar yang mengakibatkan Titis alami kerugian puluhan juta rupiah.

Menurut keterangan Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani Eko Prasetya S.IK dalam konferensi pers Jumat (9/10) siang, menerangkan bahwa IW merupakan karyawan dari Toko Parfum Juta Aroma,  asal muasal ditangkapnya IW, setelah Titis pemilik Toko Juta Aroma kehilangan uang tunai Rp 500.000,- sementara uang tersebut di simpan di laci meja toko, ketika itu hanya IW yg nunggu toko.

" Tadinya IW tidak mengakui atas hilangnya uang milik Titis, karena tidak mau mengakui, akhirnya dilaporkan ke Polsek Lotim, dengan penyelidikan bersama, Reskrim Polres, akhirnya pelaku IW mengakui atas pencurian uang milik majikanya." 

Terungkapnya pencurian tersebut berkepanjangan, bahwa IW juga melakukan pencurian parfum berbagai merk termasuk bahan bahan parfum, hal itu dilakukan sejak IW menjadi karyawan Toko Parfum Juta Aroma, selain bahan parfum juga mencuri puluhan botol yang berisi parfum jadi maupun bahan parfum yang masih disimpan dalam jerigen jerigen, pencurian itu dilakukan selama 3 tahun dengan cara setiap harinya IW bisa membawa pulang hampir belasan botol  parfum jadi maupun bahan bahan parfum dalam Jerigen.

"Saya mengambilnya saat mau pulang, sebelumnya saya simpan dalam tas yang saya bawa, untuk bahan bahan parfum dalam jerigen menunggu Mas Titis pergi mencari (kulak) bahan parfum atau parfum jadi di Malang maupun Kediri," tutur IW.

Masih pengakuan IW, hasil penjualan itu dengan cara eceran tiap botol, untuk bahan parfum yang cepat laku, dari hasil penjualan parfum dan bahan parfum IW mengaku mendapatkan uang sekitar delapan jutaan rupiah.

"Paling cepat laku bahan bahan parfum, dan untuk parfum jadi juga banyak pembeli karena saya jual murah, saya akui mengambil sejak tahun 2018 Pak, hasil penjualan itu saya buat kebutuhan sehari hari " tambah IW.

Atas kejadian itu pemilik Toko Parfum Juta Aroma alami kerugian berkisar Rp 25 juta.

"Kini tersangka IW ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut, juga kita menyita barang bukti ratusan botol parfum yg belum sempat diisi, dan beberapa jerigen yang berisi bahan parfum, untuk uang hasil penjualan pengakuan IW habis untuk keperluan sehari hari." pungkas Kapolres Blitar didampingi Kasat Reskrim AKP.Deni Kristiyan dan Kasubag Humas AKP.Imam Subchi.

Untuk tersangka dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. Les

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…