Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan tersebut menemukan keanehan di tempat pembuangan sampah ini berkapasitas 8 ton sampah masuk.

Hasil penelusuran Laila Mufidah di lokasi, pengelolaan sampah itu berlaku denda cas. "Kami menggali data di lapangan dengan bertanya langsung ke petugas. TPS itu harus menghasilkan sampah 8 ton. Kalau kurang kena cas," kata Laila.

Laila menduga bahwa pengelolaan sampah tersebut di bawah pihak ketiga. Bukan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau Dinas Kebersihan dan Pertamanan. 

Meski begitu, dalam plakat atau papan petunjuk tertera logo Pemkot Surabaya. Ada tulisan Pemkot Surabaya dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Laila akan memastikan kembali soal pengelolan ini.

Keberadaan TPS tersebut juga mengundang keanehan lain bagi Laila. Dia mengira bahwa TPS itu hanya diperuntukkan bagi wilayah sekitar. Namun ternyata sampah dari mana pun bisa dibuang di situ. 

Termasuk sampah-sampah dari restoran juga banyak dinuang di lokasi TPS itu. Bahkan ada kendaraan khusus yang membuang sampah dari luar wilayah ke TPS ini. "Kalau hanya naik motor wajar," katanya.

Pimpinan DPRD ini mendesak kepada pihak terkait untuk memprioritaskan kenyamanan warga dan para penghuni di permukiman sekitar TPS. 

Mulai dari jalan utama yang banyak sampah dan rongsok hingga puluhan gerobak yang digeletakkan begitu saja. Dia mendesak ada lahan khusus untuk gerobak sampah sehingga tidak diparkir di tepi jalan. 

Laila yakin bahwa Pemkot Surabaya bisa melakukan yang terbaik untuk kenyamanan warganya. Pemkot akan melakukan intervensi seusai tupoksinya. Tentu dengan aturan main dan tata laksana yang sesuai aturan. Alq

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…