Kelabuhi Petugas Saat Dikeler, Residivis Dilumpuhkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Genteng, AKP Hendry F Kennedy menunjukkan pelaku curanmor yang ditangkap saat mencuri di parkiran apotek. SP/Septyan
Kapolsek Genteng, AKP Hendry F Kennedy menunjukkan pelaku curanmor yang ditangkap saat mencuri di parkiran apotek. SP/Septyan

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Holil (35) warga jalan Kebon Dalem Gang IX Surabaya tak bisa menemani sang istri lahiran. Pasalnya, pria yang merupakan residivis jambret tersebut diamankan polisi usai mencuri motor Yamaha Aerox nopol L 5621 SG di parkiran apotek jalan Pecindilan Surabaya pada Selasa (11/9) lalu.

Polisi terpaksa menghadiahi timah panas di kaki pelaku karena mencoba kabur saat dikeler petugas.

Kejadian bermuka saat Holil dan A (DPO) rekan korban menyasar motor milik Nur yang terparkir di halaman apotek.

Holil kemudian turun dari motor Scoopy yang dikendarai A untuk melakukan aksinya. Sialnya, gerak gerik pelaku diperhatikan oleh korban.

“Korban yang berjualan buah melihat gerak-gerik mencurigakan pelaku. Lalu langsung berteriak maling dan dikejar,” kata Kapolsek Genteng, AKP Hendry F Kennedy, Kamis (15/10).

Karena panik, Holil terjatuh saat hendak naik motor, sedangkan A memilih mengamankan diri dan kabur menggeber motornya.

Keesokan harinya, Holil diminta menunjukkan tempat tinggal temannya yang melakukan aksi pencurian bersamanya.

"Saat dikeler itu malah tersangka mencoba kelabuhi anggota dan memilih untuk coba kabur. Terpaksa kami lumpuhkan,"tambahnya.

Dari keterangannya, ia mengaku sudah beraksi sebanyak 2 kali. Hal itu dilakukan karena kepepet kebutuhan ekonomi dan butuh uang untuk persiapan lahiran sang istri.

“Istri saya hamil. Persiapan untuk biaya bersalin. Rencananya kalau dapat mau dijual ke Madura,” akunya. tyn

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…