Polisi Tunggu Hasil Forensik Penyebab Kematian Cai Chang Pan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi membawa jenazah Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan (CJF) yang ditemukan tewas di Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.
Polisi membawa jenazah Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan (CJF) yang ditemukan tewas di Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Cai Changpan napi Lapas Kelas I Tangerang yang kabur pada Senin (14/9) lalu dengan cara menggali lubang sepanjang 30 meter ditemukan tewas di hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10/2020).

Kepala Instalasi Forensi RS Polri Kramat Jati, Arif Wahyono mengatakan, Cai Changpan diperkirakan meninggal dunia sudah cukup lama. Itu karena saat dibawa ke RS Polri jenazah sudah mulai membusuk.

"Kondisinya sudah mulai membusuk, masik kita periksa dulu," kata Arif saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (18/10/2020).

Arif menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan awal pada jenazah Cai Changpan ditemukan luka pada bagian leher. Namun, dia belum bisa memastikan apakah luka itu diakibatkan gantung diri. Ia juga memastikan bahwa tidak ada bekas luka di sekujur tubuh narapidana yang divonis mati itu.

"Kita pastikan dulu pokoknya ada jeratan di leher, kita tunggu dulu analisis tim sedang melalukan autopsi," ujarnya.

Diketahui sebelumnya Cai Chang Pan alias Cai Ji Fan (CJF) kabur dari Lapas Klas I Tangerang pada Jumat 18 September 2020. Ia kabur melalui lubang yang digalinya.

Dalam pelarian itu, Cai diduga juga memanfaatkan kelengahan petugas sehingga dapat menggali lubang tanpa diketahui. Cai Ji Fan adalah narapidana narkoba yang divonis hukuman mati sejak 2017 lalu.

Cai ditemukan gantung diri di Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui secara detil bagaimana cara Cai bunuh diri. jk

Berita Terbaru

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …

BPJS - Kemensos Adu Argumentasi Soal Pasien Kronis Diterlantarkan

BPJS - Kemensos Adu Argumentasi Soal Pasien Kronis Diterlantarkan

Jumat, 06 Feb 2026 18:27 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:27 WIB

YLKI Sesalkan Penonaktifan Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan Tanpa Pemberitahuan, khususnya di Pasien Penyakit…

Pejabat Bea Cukai dan Pajak "Dihajar KPK"

Pejabat Bea Cukai dan Pajak "Dihajar KPK"

Jumat, 06 Feb 2026 18:24 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua hari lalu, KPK OTT di Bea-Cukai Jakarta dan kantor Pajak Banjarmasin. Saat itu KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di…

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Sayangkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Sayangkan Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo

Jumat, 06 Feb 2026 18:22 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko turut menyayangkan hilangnya rumah radio Bung Tomo yang kembali mencuat setelah …