SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jasad janda beranak dua yang bunuh diri dengan cara ceburkan diri di Sungai Brantas pada Senin (12/1) kemarin berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh petugas.
Korban ditemukan Tim gabungan SAR TNI/POLRI dan relawan masyarakat desa setempat pada Selasa (13/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB dalam keadaaan tewas.
Kapolsek Sanankulon AKP Nurbudi Santoso S.Pd.I MH, lewat Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Samsul Anwar menyampaikan, setelah dilakukan evakuasi korban segera dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo guna dilakukan visum luar, dan pengecekan jenazah dari Team Inafis Satreskrim Polres Blitar Kota.
"Benar di temukan jasad korban hari ini ( Selasa 13 Januari 2026) sekitar pukul 15.40 , selanjutnya kita lakukan olah TKP penemuan korban, juga kumpulkan barang bukti, dan segera memberi informasi pada keluarga korban," terang AKP Samsul Anwar.
Untuk diketahui, bahwa pada Senin (12/1), warga desa Tuliskriyo Kec Sanankulon Kabupaten Blitar melihat seorang wanita ceburkan diri ke Sungai Brantas, walau korban yang saat itu belum diketahui identitasnya sempat pegangan akar di tepi sungai, ketika masyarakat yang menolongnya sudah dekat, diduga korban melepaskan pegangan akar, akhirnya hanyut terbawa arus ke arah Selatan.
Setelah diselidiki motor jenis Yamaha Mio putih hitam bernopol AG 5828 KAN, yang ditinggalkan di halaman rumah warga, akhirnya di temukan identitas korban, Devi Puspitasari (25) warga Kel Klampok Kec Sananwetan Kota Blitar.
"Untuk korban ditemukan berada sekitar 20 hingga 25 kilometer dari lokasi awal korban ceburkan diri, sehingga hanyut mengikuti aliran Sungai Brantas," pungkas AKP Samsul. Les
Editor : Moch Ilham