Kasus Pencurian Udang di PT Bumi Subur, Diduga Direkayasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jumali, warga Desa Wotgalih. SP/ Lim
Jumali, warga Desa Wotgalih. SP/ Lim

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Hampir satu tahun lamanya kasus  Perkara dugaan pencurian udang di PT Bumi Subur Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Kec Yosowilangun  masih belum tahu siapa tersangkanya. Kenapa?

Malahan ada sekelompok masyarakat setempat  yang  enggan disebutkan  namanya mengadu pada awak media, mereka menjelaskan bahwa, dari dulu tambak ini sebetulnya aman dan tidak ada apapun artinya  berjalan  dengan lancar. Namun  setahun belakangan ini tambak selalu amburadul.

"Sampai-sampai  antara tetangga jadi musuh.  Jika  terus  menerus tidak aman, lebih baik ditutup aja," paparnya.

Dalam kasus dugaan pencurian udang tersebut ada  cerita baru yang mengejutkan. Ada pengakuan dari warga Desa Wotgalih bernama Jumali terkait adanya dugaan rekayasa dalam pencurian udang tersebut.

Jumali menceritakan, dirinya mempunyai bukti-bukti yang valid terkait dugaan rekayasa tersebut yang melibatkan TR. Di antaranya soal rekayasa jumlah kerugian perusahaan yang tidak jelas penghitungannya.

“Manajer PT Bumi Subur sendiri, pernah menanyakan hitungan kerugian Rp 1,4 miliar dari mana, hingga ditingkatkan ke Rp 15 miliar. Datanya memang banyak yang dipalsukan dan itu TR yang meminta,” ucap Jumali pada wartawan, Senin (26/10/2020).

Ia menyebutkan, awal mula adanya perkara ini, karena sebelumnya ada sidak dari TR ke PT Bumi Subur dan menemukan ada permasalahan. Di antaranya mengenai izin, sumur bor, hingga limbah.

“Kemudian TR minta uang damai ke Pak Hendra (Direktur PT Bumi Subur). Awalnya yang disuruh meminta inisial E tapi gak berani. Karena Pak Hendra tidak mengiyakan, maka saat itu permasalahan Abah Amari (terlapor perkara pencurian) diangkat.  Di sanalah terjadilah angka (kerugian) ditinggikan sampai Amari menawar Rp 5 miliar,” jelasnya.

Akhirnya, kata Jumali, terjadilah kesepakatan nilai kerugian sebesar Rp 7 miliar. Tujuannya, jika uang tersebut dibayar oleh Amari dan kawan-kawan, maka akan dibagikan ke pihak-pihak yang terlibat dalam rekayasa itu.

“Jika terjadi deal Rp 7 miliar, uang itu akan ke mana saja, saya tahu,” ucapnya.

Dirinya memang sempat terlibat waktu itu, karena ada ancaman dari TR. “Waktu itu saya ditakut-takuti karena diduga menjadi penadah. Padahal saya membeli udang dengan harga wajar, siang hari, semua tahu dan itu berlangsung lama. Sebelum saya, sudah seperti itu. Saya tiga kali  belanja udang. Yang nakut-nakuti Pak TR dan ada buktinya,” ucapnya.

Ia pun akan mengadukan persoalan ini ke Irwasum Mabes Polri. “Akan saya adukan ke Jakarta, ke Mabes Polri. Bukti-bukti ada semua dan lengkap. Mulai awal sidak sampai di akhir, saya punya buktinya,” pungkasnya.

Di sisi lain,  salah satu pegiat peduli lingkungan sekaligus anggota Laskar Pelangi, Ali Ridho menambahkan, pihaknya siap mengawal dan mendampingi Jumali  mengadu ke Urwasum Mabes Polri. “Dari kami Laskar Pelangi, ingin hukum ini tegak, sebelumnya ada rekayasa, kami tidak menghendaki itu. Kami dari Laskar Pelangi akan mengawal  masalah hingga tuntas,” pungkasnya. Lim

Berita Terbaru

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Tabligh Akbar Peringati Haul Ulama, Wabup Sumenep Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI com, Sumenep - Ratusan jamaah menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Haul Almarhum Muhammad Ali bin Sayyid Khotib dan Hasan bin Sayyid…

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Putar Rp74,78 Miliar, UMKM hingga Hotel Ketiban Dampak

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ajang lari Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar selama tiga hari p…

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Peringati Haornas, Berbagai Cabor Dikenalkan untuk Dorong Masyarakat Aktif dan Sehat

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dalam momentum peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, dirayakan lumayan istimewa…

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

DPC PPP Surabaya Optimisi Bentuk Fraksi Sendiri di DPRD Surabaya dan Siap antarkan PPP ke Senayan

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Surabaya menggelar Sarasehan Politik yang di hadiri Ketua Umum DPP PPP Muhammad M…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala…

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Dukung Moratorium Perizinan RHU, DPRD Surabaya Gagas Raperda Pengendalian Miras

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

Minggu, 04 Okt 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - DPRD Surabaya mendukung langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan moratorium perizinan rumah hiburan umum (RHU) baru.…