Atasai Ketimpangan Sidoarjo dan Surabaya, Kelana-Astutik Usung "3 Makmur"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Sidoarjo - Meski berstatus tetangga Surabaya, secara kasat mata Sidoarjo masih jauh tertinggal. Banyak hal yang harus dibenahi, terutama terkait kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.
 
Karena itu pasangan calon nomor urut tiga, Kelana Aprilianto-Dwi Astutik menawarkan sembilan program unggulan yang tak terlepas dari "3 Makmur" untuk perubahan di Sidoarjo. 
 
"Yakni makmur ekonomi, makmur sosial, dan makmur infrastuktur," kata Astutik saat menghadiri silaturahim dan peringatan Maulid Nabi dengan Aliansi Peduli Perubahan Masyarakat Sidoarjo dan Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU) Anak Cabang Sidoarjo di Sedati, Kamis (29/10/2020). 
 
Ketimpangan antara Surabaya dan Sidoarjo menyangkut infrastuktur dan lingkungan, menurut Astutik, terlihat nyata di daerah perbatasan yakni di Bundaran Waru.
 
Begitu turun dari tol Waru dan belok ke kiri arah Surabaya, yang terlihat pemandangan nan asri dan tidak macet karena ada pelebaran jalan lewat frontage.
 
Sebaliknya, ke kanan arah Sidoarjo, yang terlihat adalah pemandangan kumuh dan macet. "Maka ini membutuhkan regulasi yang cerdas dan makmur infrastruktur," kata Astutik.
 
"Agar kalau kita ke kanan (turun dari tol Waru arah Sidoarjo) nantinya tidak macet lagi, asri, dan yang terpenting jangan sampai kumuh, kotor," sambungnya.
  
Maka, tandas Astutik, dibutuhkan regulasi yang diikhtiarkan untuk perubahan, sehingga pemerintah dan masyarakat bersama-sama melaksanakan kedisiplinan lewat aturan yang dibuat. 
 
Tak hanya di perbatasan, Astutik juga mengaku miris melihat banyak sungai dipenuhi sampah rumah tangga dan sampah industri. 
 
"Persoalan ini kompleks dan harus diurus. Ini perlu perhatian baru, aturan ditetapkan, pemerintah disiplin, masyarakat juga disiplin," tandasnya. 
 
Selebihnya, terkait dua makmur lainnya, yakni sosial dan ekonomi, sudah dituangkan ke dalam sembilan program unggulan Kelana-Astutik yang disebutnya sangat memihak masyarakat. 
 
Kesembilan program itu, di antaranya melindungi warga miskin dan anak telantar melalui bantuan langsung tunai, BPJS Kesehatan gratis, gratis belajar 12 tahun, serta menyediakan mata pencaharian yang layak dan berkelanjutan.
 
Lalu menyediakan lapangan kerja yang layak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sidoarjo, hingga penguatan UMKM dan mendorong tumbuh kembangnya wirausaha baru.
 
Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Kelana-Astutik, Haji Masnuh menegaskan, semangat perubahan yang diusung Aliansi Peduli Perubahan Masyarakat Sidoarjo dan PPAU sama dengan semangat paslon nomor urut tiga.
 
"Ini sama dengan tujuan kami untuk membuat Sidoarjo mengalami arus perubahan," kata Masnuh, yang kemudian secara jlentereh menunjukkan background dan track record Kelana-Astutik.
 
Hal itu dibeber Masnuh, untuk menunjukkan kalau kedunya memang pasangan yang tepat membawa kemakmuran Sidoarjo, yakni makmur ekonomi, makmur sosial, dan makmur infrastuktur.
Tag :

Berita Terbaru

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebuah bangunan tempat usaha warung kopi (warkop) yang berlokasi di sebelah utara ujung timur gedung SMAN 1 Tarik atau tepatnya di…

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan HGI Research Centre untuk memperkuat pengembangan talenta d…

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…