Anggota DPRD Termuda, Juliana Evawati Segera Lepas Masa Lajang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juliana Evawati, anggota DPRD Kota Surabaya termuda dari Partai Amanat Nasional (PAN). SP/ Byta
Juliana Evawati, anggota DPRD Kota Surabaya termuda dari Partai Amanat Nasional (PAN). SP/ Byta

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Juliana Evawati, anggota DPRD Kota Surabaya termuda dari Partai Amanat Nasional (PAN) rupanya segera mengakhiri masa lajang, Minggu (01/11/2020).

Anggota DPRD kelahiran Surabaya, 10 Juli 1993 ini sudah menetapkan waktu pernikahan di pengujung tahun ini.

Ditemui di kawasan Citraland Surabaya, bersama pasangannya, Dr. Dwi Wijaya sudah menetapkan hari terbaik untuk melangsungkan pernikahan. Akad nikah dilaksanakan akhir November 2020 dan pesta pernikahan Desember 2020.

Bahkan, Juliana, sapaaan akrab Juliana Evawati, akan memilih desain baju secara ekslusif untuk dipakai saat momen pernikahan.

Disela-sela kesibukannya sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus Direktur Milenial Pemenangan dari Machfud Arifin dan Mujiaman, Juliana mengaku bila tidak akan mengganggu tugasnya saat melangkahkan persiapan pernikahan.

"Saya akan tetap melaksanakan tugas saya sebagai direktur Milenial pilkada dan juga akan semaksimal mungkin untuk mengarahkan dan mendukung MA-Mujiaman," ungkapnya kepada Surabaya Pagi.

Di usia yang sudah matang, 27 tahun, anggota DPRD Surabaya termuda ini menjatuhkan tambatan hidupnya pada dr. Dwi Wijaya, seorang dokter yang juga berprofesi sebagai pengusaha.

Sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya, Julian mengatakan bahwa pernikahan di awal karirnya tidak menjadi permasalah. Bahkan akan menjadi jembatan baru untuk melangkah di dunia politik.

"Pernikahan tidak menghalangi karir kita, pernikahan akan membuka jalan bagi karir kita. Mas (Dr. Wijaya) sangat mendukung karir saya baik politik dan non politik. Dia juga selalu mendukung jenjang politik saya, tidak hanya di regional tapi sampai nasional," katanya.

Sementara itu, Dr. Dwi Wijaya yang juga pemilik Mahar Agung Wedding Organizer menerangkan bahwa seluruh persiapan pernikahan mereka tidak akan menggangu jadwal dirinya bersama calon istrinya.

Hal ini sudah menjadi bagian persiapan wedding organizer miliknya yang langsung ia komandoi dengan 12 manager project.

"Jadi tidak akan mengambil waktunya Juliana, karena calon suaminya yang punya WO dan Juliana memberikan ide begitu langsung di kerjakan, yang paling penting acara berjalan dengan lancar, pilkada juga berjalan dengan lancar," candanya.

Disinggung soal momongan dan honeymoon, Julian bersama Dr. Dwi Wijaya rupanya tidak ambil pusing.

" Honeymoon kami bisa kapan saja. Tapi kalau untuk momongan kami akan segerakan dan tidak mengulur waktu," jelasnya.

Juliana bersama Dr. Dwi Wijaya juga memilih desain khusus di Salah satu brand yang berlokasi di kawasan Citraland, Surabaya. Calon Pasangan hidup ini akan memilih busana bersama designer dari Anarav Label, Catherine Wong.

Designer kenamaan di Surabaya ini akan menjadi menjadi designer exclusive seluruh pakaian yang akan dikenakan saat pernikahan anggota dewan tersebut.

Termasuk memiiih desainer baju juga dipersiapkan yang terbaik. Juliana dan Dwi menjatuhkan pilihan busana pernikahan pada desainer tersebut karena brand desainer ini pernah menangani pernikahan putri Gubernur Jatim Khofifah dan banyak anggota Timnas Sepakbola.

"Kami berdoa semoga semua diberi kelancaran. Yang jadi pemikiran kami saat ini adalah faktor masa pandemi yang belum jelas kapan tuntas. Meski begitu, kami akan terus ikuti dan patuhi ketentuan satgas corona nanti," pungkas Juliana. (Byt)

Berita Terbaru

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik   ‎

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik  ‎

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menambah 4.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) setelah proyek penerangan jalan dengan skema …

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Dr. Edy Herwiyanto di ganjar enam penghargaan…

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari…

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto resmi memulai pembangunan 9 proyek infrastruktur pengairan dengan total senilai Rp 5,4…